Mohon tunggu...
Ayah Tuah
Ayah Tuah Mohon Tunggu... Penikmat kata

Pedagang kaki lima Terlambat turun gunung

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Daun-daun Luruh

17 September 2020   06:54 Diperbarui: 17 September 2020   07:02 123 62 8 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Daun-daun Luruh
Ilustrasi. Gambar oleh Willgard/ Pixabay.com 

Sebenarnya aku ingin sering menari bersamamu, seperti daun-daun yang luruh pada setiap pergantian musim 

Tapi kau harus tahu aku hanya mengerti sedikit irama gendangdi sepotong pagi, juga saat menanti petang

Kakiku juga sulit melangkah untuk berbagi cerita,  atau membalas sapaanmu, atau menawarkan segelas teh

sepiring kue-kue yang dibeli di pasar pagi tadi 

Yang seharusnya kita dapat berbalas tawa, bertukar kata yang tersumbat di kepala

***

Cilegon, September  2020. 

Catatan. 

Puisi ini sudah tayang di Secangkirkopibersama.com, dengan berapa perubahan. 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x