Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Lehrerin

Sudah menulis 2.750 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 26-02-2024 dengan 2.142 highlight, 17 headline, dan 105.962 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Nomine Best in Fiction 2023. Masuk Kategori Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salah satu tulisan masuk kategori Artikel Pilihan Terfavorit 2023. Salam literasi 💖 Just love writing 💖

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kau di Mimpiku Lagi

4 Februari 2024   20:16 Diperbarui: 4 Februari 2024   21:03 96
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi dari facebook page Healing Hugs

Aku tersenyum sajakah menikmati masa ini? Atau memilih marah karena hadirmu yang tiba-tiba saja di mimpiku? Entahlah mana yang baik. 

Bila hati terlanjur mencintai, mengapa sulit menemui? Tanpa ada sedikit saja ragu dalam rasa, itu yang sedang melanda. Lalu bagaimana? 

Seumpama harap yang melambung dalam temu yang tak ada. Mimpi-mimpi malam seolah menjawab semua. Segala ingin terekam di kepala. Menghadirkan angan yang nyata sebagai bunga tidur malamku. Mengapa? 

Kau dalam sejuta pesona. Senyummu. Tawamu. Diammu. Marahmu yang tak pernah kulihat. Mengapa semua aku suka. Memunculkanmu lagi dalam mimpi tanpa penghalang. Iya kau dan hanya kau. Kau siapa?

....

Written by Ari Budiyanti

Baca juga: Hadirmu di Mimpiku

#PuisiHatiAriBudiyanti

4 Februari 2024

Baca juga: Mencintai

5-2.733

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun