Mohon tunggu...
Ari Budiyanti
Ari Budiyanti Mohon Tunggu... Guru - Guru yang suka berpuisi

Sudah menulis 2.465 artikel berbagai kategori (Fiksiana yang terbanyak) hingga 5-2-2023 dengan 1.890 highlight, 15 headline, dan 95.903 poin. Menulis di Kompasiana sejak 1 Desember 2018. Masuk Kategori 15 Kompasianer Teraktif di Kaleidoskop Kompasiana selama 4 periode: 2019, 2020, 2021, dan 2022. Salam literasi πŸ’– Just love writing πŸ’–

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ada Kita (November 4)

4 November 2022   17:28 Diperbarui: 4 November 2022   17:41 152
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi puisi pixabay.com

Sepagi tadi senyum seolah hanya menjadi milikku
Pagi lebih cerah dari biasanya
Aku tertawa dalam hati melibas sendu
Iya ada bahagia

Terima kasih
Kau hadir kembali
Membuang segala cemas yang tersisih
Oleh sebuah ceria batin yang tak lagi sunyi

Doa terjawab
Rangkaian air mata yang tergenang terusap
Tolong hadirlah terus dalam hatiku
Jangan sekali-kali meninggalkan sendu yang tak perlu

Terima kasih
Ceria kau bagikan kembali
Melalui sosok kecilmu yang lugu
Mungkin perwakilan rasaku padamu di masa-masa yang telah lalu

Terima kasih Tuhan
Ada sebuah sukacita kau sematkan lagi melalui sebuah kehadiran

Tuhanlah Sang Pelindung
Pun pada hati yang pernah berteriak waktu itu karena bimbang

Dan pada masanya berharap tak lagi aku dan kau semata namun sungguh ada kita di dalam belaian rasa yang terlantunkan setia pada Pemilik Jiwa
...

Written by Ari Budiyanti
#PuisiHatiAriBudiyanti
4 November 2022

5-2.352

Baca juga: November 1

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun