Mohon tunggu...
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam Mohon Tunggu... Belajar Menulis

Pekerja, peduli dan tertarik dunia olahraga khususnya sepakbola, dunia satra, dan sosial politik. Karena Menulis adalah cara paripurna mengeja zaman, menulis adalah jalan setapak menjejalkan dan menjejakkan kaki dalam rautan sejarah, menulis menisbahkan diri bagi peradaban dan keberadaban. (Bulukumba, Makassar, Balikpapan, Penajam Paser Utara) https://www.facebook.com/alimusrisyam https://www.instagram.com/alimusrisyam/

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sebuah Kisah di Ruang Rindu

9 November 2020   06:49 Diperbarui: 9 November 2020   06:57 293 90 12 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sebuah Kisah di Ruang Rindu
www.thethemper.com

Sebuah Kisah di Ruang Rindu

Di tempat kita pertama kali bercengkerama
Kita menakar waktu dan kelindan perasaan
Pikiran kita teraduk-aduk kecamuk penasaran

Aku berusaha menghentikan waktu
Berharap persuaan tak cepat berlalu
Kau lalu menawarkan secangkir kopi untukku

Perihal yang kita tunggu
Tak kunjung tiba bertamu
Tak satu pun lisan terucap dari bibirku

Cukup lama kita berdiam
Tak saling berucap satu sama lain
Kau tertunduk malu, Aku menahan hebat getaran

Sejurus kemudian
Kuberanikan diri meraih tangan
dan Kuucapkan kata singkat: Selamat Ulang Tahun

Tangan itu begitu halus
Kukecup dengan lembut
dan Kau semakin dalam tersipu

Kukatakan dengan hingar
Aku mencintaimu dengan tegar
Meski waktu tak memihak kita untuk mencabar

Aku meminta pembuktian
Sebagai balasan perasaan
dan Kau mendaratkan ciuman tepat dipipi kanan

Balikpapan, 6 November 2020

Ali Musri Syam Puang Antong

*Puisi Sebelumnya: https://www.kompasiana.com/alimusrisyam/5fa3ac1ad541df627a0bb643/perjalanan-kali-ini
*Puisi Pilihan: https://www.kompasiana.com/alimusrisyam/5fa1fe6b8ede4843c21b33c2/suluh-rindu

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x