Alfina Asha Putri Ramadhani
Alfina Asha Putri Ramadhani Belajar

Akan menjelajahi Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Travel

Sensasi Permandian Air Panas Lejja

10 November 2018   23:03 Diperbarui: 10 November 2018   23:35 159 1 0
Sensasi Permandian Air Panas Lejja
Uap air panas yang berasal dari pegunungan. (Dokpri)

Siapa yang belum pernah mengunjungi Lejja? Terletak di Kabupaten Soppeng, sebelah utara kota Makassar, Sulawesi Selatan dengan jarak tempuh sekitar 200 km. Lejja adalah salah satu tempat wisata permandian air panas yang terletak desa Bulu, kecamatan Marioriawa. Tepatnya hari ahad, saya dan keluarga memulai perjalanan menuju Lejja pada pukul 06.30 wita. Kami tiba sekitar pukul 9 wita. Lejja berada di kawasan hutan lindung. Sejuknya alam menyambut kedatangan kami. Saya sudah lupa berapa biaya untuk masuk ke permandian air panas ini, hehehe.

Kami mulai mengangkut barang bawaan ke sebuah pondok yang telah  disewa sebelumnya di sekitar tempat permandian. Tanpa menunggu lama, beberapa dari kami mulai mengganti pakaian dan turun ke permandian untuk menikmati sensasi air panas yang ditawarkan. Sensasi airnya benar-benar membuat rileks dan tenang. Rasa pegal selama kurang lebih 2,5 jam perjalanan menguap dalam sekejap. Suhu air mencapai 60 derajat celsius, dengan kandungan kadar belerang sekitar 1,5 persen. Tak heran, beberapa pengunjung datang untuk sekedar berendam atau menyembuhkan beberapa penyakit seperti gatal-gatal, rematik, dll di kolam khusus yang telah disediakan. 

Fasilitas yang ada di Lejja cukup memadai dengan adanya toilet, ruang bilas, tempat ganti pakaian, dan pondok khusus yang bisa disewa oleh pengunjung. Terdapat 5 kolam di tempat permandian air panas ini, dengan kedalaman yang berbeda-beda . Tak jarang pengunjung bahkan membawa telur mentah untuk direbus di air panasnya. Bayangkan!! Kami sendiri membawa ikan mentah yang kemudian dibakar secara beramai-ramai disana. Nasi dan bumbu ikannya dibawa dalam keadaan sudah diolah, sehingga yang kami lakukan tinggal membakar ikan. Setelah puas berendam, nasi hangat dan ikan bakar adalah pilihan yang sangat pas untuk mengisi kekosongan perut. Luar biasa, bukan?

Setelah membersihkan diri dan ganti pakaian, berjalan-jalan untuk sekadar menikmati pemandangan alam merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan. Kesejukan alam  Lejja dijamin bikin betah untuk berlama-lama disana. Sebenarnya lebih seru lagi sekiranya kami bisa menginap disana. Membayangkan bisa berendam air panas di malam yang dingin sepertinya bukan ide yang buruk. Tetapi ada kewajiban yang harus kami tunaikan di hari senin. Begitupula dengan orang tua kami yang harus kembali bekerja. Karena dibatasi oleh waktu, akhirnya kami berkemas bersiap-siap untuk pulang. 

Pengalaman hari itu adalah salah satu pengalaman tak terlupakan dalam hidup saya. Bisa berkumpul bersama keluarga menikmati salah satu dari sekian banyak keindahan di Indonesia. Lejja adalah salah satu surga di Indonesia yang masih kurang dikenal oleh warga Indonesia sendiri.  Kalian yang membaca inipun, saya rekomendasikan untuk berkunjung kesana.  Terutama bagi kalian yang sehari-hari hidup di perkotaan, Lejja adalah salah satu pilihan yang tepat untuk mengisi hari libur, khususnya libur akhir tahun yang sudah dekat ini. Suasananya tentu sangat berbeda dengan hiruk pikuk kehidupan perkotaan yang sebagian besarnya didominasi oleh polusi. Back to nature, istilahnya. Bingung mau mulai dari mana? Kalian bisa mencari tahu lebih lanjut melalui aplikasi Pegipegi atau melalui media sosial Pegipegi (Instagram: @pegi_pegi, FB: Pegipegi, Twitter: @pegi_pegi). Jangan lupa, kalian juga bisa mencari tahu tentang travel tips melalui Travel Blog Pegipegi (Pegipegi.com/travel).

Apa yang lebih menyenangkan selain bisa menyatu dengan alam? Selamat menikmati salah satu surga Indonesia!! Yuk, Jelajahi Indonesiamu, Indonesiaku, Indonesia Kita Semua.