Mohon tunggu...
Em Amir Nihat
Em Amir Nihat Mohon Tunggu... Jamaah Maiyah. Asal Kebumen. Penulis bebas.

Kunjungi saya di www.nihatera.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Celoteh Mimbar Api

11 Desember 2019   12:15 Diperbarui: 11 Desember 2019   12:34 6 0 0 Mohon Tunggu...

Oh arus deras peradaban dunia maya yang membanjiri otak dengan sampah -- sampah
Oh akal yang diperkosa teknologi
Peradaban belatung menggelantung

Aku bertanya kepadamu dikala suara gemelagar mesin yang memecahkan telinga
Mengapa kita memikirkan hal -- hal yang tidak harus kita fikirkan ?
Mengapa hari ini seolah hanya ada satu jalan fikiran ?
Siapa sebenarnya yang memainkan kita dan merubah hati kita menjadi boneka?
Bagaimana adek kita yang TK sibuk berfatwa dan menjadi ulama ?
Bahkan kita melupakan diri
Lupa keluarga, lupa asal usul, lupa agama dan melagukan kebingungan
Mana yang harus ditaruh di otak?
Mana yang harusnya kita taruh di tangan ?
Mana yang sebaiknya kita badankan ?

Suara nyanyian klasik tersayup -- sayup riuh rendah
Jiwa -- jiwa mematung sebelum mati di layar imaji
Terkapar aku di celoteh mimbar api

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
11 Desember 2019