Mohon tunggu...
Yuli Anita
Yuli Anita Mohon Tunggu... Guru - Guru

Jangan pernah berhenti untuk belajar

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Biarkan Tangan Tuhan yang Bekerja

31 Mei 2021   10:22 Diperbarui: 31 Mei 2021   10:24 2570
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Wanita itu mengangguk mengiyakan. Ada rasa haru merembes dalam hatinya.  Betapa anak-anak penuh perhatian padanya.  Akankah mereka akan berubah kelak jika sudah berkeluarga? Entahlah.. 

***

Bagaimana kabarnya? 

Sebuah pesan whatsapp masuk ketika wanita itu baru saja melipat mukena sesudah sholat ashar di mushola kantor.

Hmm, dari Sinta.  Dengan segan wanita itu mengetik di HPnya.

Alhamdulillah sehat.

Telpon bergetar.  Rupanya Sinta lebih suka bicara langsung.

"Pernikahanku terpaksa diundur," kata Sinta.  Ada nada murung di sana

"Lho,  kenapa? "

"Anakku yang bungsu tidak setuju..,  harus diajak ngomong lagi ini, "

"Oh...  Begitu ya, "

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun