Mohon tunggu...
Rizal De Loesie
Rizal De Loesie Mohon Tunggu... Administrasi - Seorang Lelaki Penyuka Senja

Rizal De Loesie, Terkadang Rizal De Nasution dari Nama asli Yufrizal mengalir darah Minang dan Tapanuli. Seorang Lelaki yang sering tersesat di rimba kata

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kenanglah Aku Pernah Ada

22 Mei 2019   13:35 Diperbarui: 22 Mei 2019   14:00 130
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kurindukan helai-helai daun ranum dalam senyuman

Pada musim bunga dan kecambah-kecambah cinta

Dilahirkan dari hulu ke muara kasih sayang,

Ingin kugenggam tangkai mawar dan melati hatimu

Saat embun hatiku luluh menetes perlahan,

Menggenang sepanjang kenangan

Biarkan laut dengan ombak dan karang

Menyusuri kulit lumut, cahaya dan bianglala

Bagai sayap-sayap lembut bidadari

Ditiap tampuk mimpi

*

Pada kepak merpati dan camar senja,

Menyusuri buih-buih waktu dan derak nafasku,

Dalam ayunan biduk mungil di atas samudra

Pada bintang dan galaksi semesta telah kutitip rindu

Jika kau tersesat, pada suar-suar suluh jiwaku

Telah digariskan catatan nirmala

*

Andai engkau meraba-raba jalanan itu

Pada tebing-tebing asa yang lengking

Ingatlah, sebait sajak dan syair misteri

Telah menjadi sabda,

Aku sesungguhnya antara ada dan tiada,

Di jiwaku yang gugur

Engkau lihat di helai dedauan dengan gurat-cerita

Semakin tua

*

Suatu kala nanti,

Ranting dengan keikhlasan menyusutkan daun

Lepas melayang --layang, saat itu

Engkau sigilah selembar daun jatuh, hanyut

Tanpa pusara. Dan syair --syair akan tetap abadi

Kenanglah, aku pernah ada..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun