Mohon tunggu...
Y. Airy
Y. Airy Mohon Tunggu... Freelance Writer -

Hanya seseorang yang mencintai kata, Meraciknya.... Facebook ; Yalie Airy Twitter ; @itsmejustairy, Blog : duniafiksiyairy.wordpess.com

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

Wild Sakura #Part 25 -1: Sebuah Kesepakatan

10 Juni 2016   16:08 Diperbarui: 10 Juni 2016   16:12 514
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Kamu yang seharusnya minggir!"

Dimas mengepalkan tinjunya, "jadi memang benar, kamu yang menyembunyikan Sonia. Apa yang kamu lakukan terhadapnya?" lantangnya.

"Menyembunyikan? Ya..., aku sudah dengar dari Evan soal itu. Tapi maaf Di, aku nggak menyembunyikan Sonia!"

"Pembohong, kamu memang brengsek!" seru Dimas meninju wajah Ryan hingga terpental ke samping. Sonia terkejut dengan aksi spontan Dimas. Sementara Erik hanya menonton.

Ryan menyeka lubang hidungnya yang berdarah, ia melihat tangannya yang merah lalu membalas pukulan Dimas. Mereka jadi beradu fisik.

"Hentikan!" seru Sonia. Tapi keduanya tak ada yang mau mendengar, terlebih Dimas. Amarah menguasainya, apalagi ia melihat wajah Sonia yang lebam dan tergores-gores, pastilah Ryan melakukan sesuatu yang buruk!

Melihat pertarungan kedua pemuda itu, Soniapun akhirnya mengambil langkah. Ia masuk ke dalam perkelahian dan memisahkan tubuh keduanya, "cukup!" ia berdiri di tengah-tengah. Kedua tangannya terentang, yang kiri berada di dada Dimas dan yang kanan di dada Ryan. Dimas kembali hendak menyerang Ryan,

"Dimas!" teriak Sonia menghentikannya. Dimas terdiam seketika, kini Sonia menurunkan kedua tangannya, bergeser hingga bertatapan dengan Dimas.

"Ryan nggak menyembunyikanku, dia yang menolongku!" katanya. Dimas sedikit terbelalak, melirik Ryan yang tersenyum penuh kemenangan.

"Menolongmu!" desis Dimas.

"Aku nggak suka dengan sikapmu tadi!" ungkapnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun