Mohon tunggu...
May Lee
May Lee Mohon Tunggu... Guru - Just an ordinary woman who loves to write

Just an ordinary woman who loves to write

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

[Novel] A Winter Story [3]

12 Juli 2020   20:46 Diperbarui: 12 Juli 2020   20:45 98
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Novel. Sumber ilustrasi: PEXELS/Fotografierende

Kedua pria saling berpandangan sebelum akhirnya mereka balas memandang Valene lagi. Pemandangan ini agak menggelikan buat Andrew yang memandang mereka dari jarak yang cukup jauh, karena Valene benar-benar terlihat mungil di hadapan pria-pria itu (beruntung Nancy tingginya sekitar 10 cm di atas Valene).

"Ngomong-ngomong," ujar si pria bermata bulat sambil menyentuh hidungnya, "darah."

"Darah?" tanya Valene kebingungan.

"Disini."

Si pria menyentuh hidung Valene (Valene berjengit ketika jari dingin pria itu menyentuh kulitnya) dan menunjukkan jarinya yang ada bercak darahnya. Saat itu Valene baru sadar dia berdarah, padahal tadi dia sendiri sempat mengusap darah di hidungnya.

"AKU BERDARAH!" seru Valene heboh.

"Ayo kita pulang saja," ajak Nancy.

Ketika keduanya berbalik, si pria bermata bulat memanggil mereka.

"Hey! Pakai ini!"

Valene memutar tubuhnya dan seketika syal hitam hangat melingkar di lehernya. Ini syal dari pria itu.

"Ah..."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun