Mohon tunggu...
Tung Widut
Tung Widut Mohon Tunggu... Guru - Guru biasa

Guru suka repot

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Raga Lemah

27 Maret 2024   19:37 Diperbarui: 27 Maret 2024   19:51 57
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Raga-raga Lemah

Tung Widut

Matahari menyingsing

Baju basah penuh peluh

Banting tulang di bawah terik

Tak suka tapi terpaksa

Karena hidup tak cukup menengadah

Hari berganti tahun

Lama berulangenjadi biasa

Kini cinta  makin tumbuh

Kala raga  mulai menua

Tak lagi perkasa seperti dulu

Tak lagi segiat saat pertama

Tak lagi semangat seperti waktu muda

Raga-raga yang mulai lemah

Niat hati tak pernah berubah

Angan-angan tak pernah reda

Raga tak mampu bersahabat

Letih cepat datang

Lemas sewaktu ada

Akhirnya berdiam mengembara cita-cita

27032024

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun