Mohon tunggu...
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana Mohon Tunggu... Guru - Pendidikan dan sosial budaya

Praktisi pendidikan Islam. peneliti independen studi sosial-budaya dan kreativitas.menetap di Aceh Barat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sedih: Bulan Sepi di Taman

8 Agustus 2022   20:15 Diperbarui: 8 Agustus 2022   20:18 78 10 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Bulan sepi di taman. Hujan jatuh satu satu. Tulang tulang sendi yang sendu. Jejak jejak yang ditinggalkan. Suara kecil di tenggorokan. Angin menembus ngilu. Aku mengigau, membawa gigil-rindu yang hutan. 

Hujan jatuh satu satu. Menimpa kepala. Bulan sedang sepi di taman. 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan