Mohon tunggu...
Taufiq Sentana
Taufiq Sentana Mohon Tunggu... Guru - Pendidikan dan sosial budaya

Praktisi pendidikan Islam. peneliti independen studi sosial-budaya dan kreativitas.menetap di Aceh Barat

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Sebait Kenangan yang Segera Hilang

22 Januari 2022   21:52 Diperbarui: 22 Januari 2022   22:11 43 7 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Sebait Kenangan

***

Apa yang kita impresikan
dan kita susun dalam ingatan
baik disengaja atau tidak,
akan menjadi kenangan. Semakin kuat impresi itu,  semakin dalam ia tersimpan. 

apa itu kenangan?
ingatan yang tergambar dalam pikiran,
kesadaran menyusun tautan sinyal listriknya menjadi bayangan kesenangan
atau kepahitan.

kita tidak punya kenangan tentang bagaimana di rahim sang ibu: sebab kita tidak punya perangkat untuk mengingatnya", 

hanya seperangkat memori dasar (semacam gelombang)  yang tidak bisa diakses: tapi kesadaran akal memastikan kita telah melaluinya,  Kitab Suci juga mengabarkan demikian,

(engkau hanyalah sesosok yang belum bisa disebut sebagai apapun).

***
dan yang perih adalah,
kita akan menyimpan semua kenangan yang kita kerjakan di atas bumi, setelah turun dari perut ibu.

lalu kita ingin memperbaiki kenangan itu
tapi gerbang telah ditutup,

dan tentu,  betapa indah saat mengenang kening yang rela dalam sujud,  tangan yang rela menderma,  dan hati yang terbuka menerima kebenaran.

Baca juga : misteri kenangan 

https://www.kompasiana.com/taufiqsentana9808/61de36be4b660d74b4740eb3/misteri-kenangan

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan