Mohon tunggu...
tampan Islam
tampan Islam Mohon Tunggu... Penulis

Freelancer

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Pengaruh Media Sosial Terhadap Masyarakat Milenial

30 Maret 2020   11:48 Diperbarui: 30 Maret 2020   11:55 50 1 0 Mohon Tunggu...

Pada era 4.0 ini sudah banyak teknologi yang semakin canggih dari tahun ke tahun, terutama efisiensi dalam berkomunikasi jarak jauh seperti penggunaan media sosial.Hal tersebut karena dipengaruhi adanya Revolusi Industri 4.0 dimana robot sudah menguasai dunia, walaupun manusia selaku produsennya.

Membahas mengenai kecanggihan teknologi dari tahun ke tahun tak ada habisnya, seperti munculnya gawai atau alat telepon genggam yang dulunya hanya bisa untuk menelepon dan mengirim SMS, sekarang gawai dapat digunakan untuk memposting video, foto, chatting pada media sosial dan lainnya.

Media sosial merupakan sebuah media dunia maya yang menghubungkan komunikasi jarak jauh antarorang ke orang, orang ke kelompok, atau kelompok ke kelompok, tanpa bertemu secara langsung. Masyarakat yang berada serta pemerhati dalam dunia maya ini biasa disebut sebagai netizen. 

Media-media yang masuk dalam kategori ini antara lain, whatsapp, twitter, facebook, line, instagram, youtube, dan lain sebagainya. Dengan media sosial ini suatu peristiwa atau berita akan mudah tersebar dengan luas dan cepat. Hal ini tak dapat dipungkiri karna hampir dari seluruh masyarakat yang ada di dunia ini menggunakan fitur-fitur tersebut dalam sehari-hari, baik untuk sekedar sebagai media komunikasi ataupun media dalam bekerja.

Banyak pengaruh dari penggunaan media sosial tersebut ada yang memiliki dampak positif seperti efisiensi dalam berkomunikasi jarak jauh, menjadi tempat bisnis online, dan sebagai tempat meningkatkan popularitas.Selain itu adapula dampak negatifnya seperti cyber crime, menciptakan budaya acuh tak acuh terhadap sekitarnya atau budaya "phubbing", dan sebagai tempat cyber bullying .

Media Sosial juga bisa digunakan sebagai tempat memengaruhi anak muda di era milenial ini, contohnya mudah terpengaruh dengan orang lain seperti #Challenge, "Untill Tomorrow", dan masih banyak lainnya.Hal tersebut jika demi meningkatkan kepopularitas seseorang tanpa memikirkan efek jangka panjang dapat berdampak negatif baginya.

Oleh sebab itu, mari bersama-sama untuk menjadi pribadi yang baik dalam bermasyarakat sehingga mampu mengajarkan serta memberikan contoh yang baik pada generasi selanjutnya, bijaklah Anda dalam penggunaan media sosial, jika kata pepatah dulu "Mulutmu adalah Harimau mu" di era sekarang menjadi "Jarimu adalah Harimau mu".


VIDEO PILIHAN