Mohon tunggu...
Sudhana Kalama
Sudhana Kalama Mohon Tunggu... -

Seorang pemuda yang sedang berjuang untuk kehidupan spiritual yang lebih baik.

Selanjutnya

Tutup

Filsafat

Perbandingan Surga & Neraka dalam Islam & Buddha - Bag. 1

23 Juli 2013   12:26 Diperbarui: 24 Juni 2015   10:10 15912
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Filsafat. Sumber ilustrasi: PEXELS/Wirestock

2) Loharasa-naraka (neraka yang dipenuhi oleh besi mencair)

3) Kukkula-naraka (neraka yang dipenuhi oleh abu bara)

4) Aggisamohaka-naraka (neraka yang dipenuhi oleh air panas)

5) Lohakhumbi-naraka (neraka berupa panci tembaga)

6) Gutha-naraka (neraka yang dipenuhi oleh tahi membusuk)

7) Simpalivana-naraka (neraka berupa hutan pohon berduri)

8) Vettarani-naraka (neraka berupa air garam berisi duri rotan)

-) Maha-naraka (neraka besar), terdiri dari

1) Sanjiva-naraka (Makhluknya bertubi-tubi dibantai dengan pelbagai senjata; begitu mati langsung terlahirkan kembali di sana secara berulang-ulang hingga habisnya akibat karma yang ditanggung. Mereka yang suka mempergunakan kekuasaan yang dimiliki untuk menyiksa makhluk lain yang lebih lemah atau rendah kebanyakan akan terlahirkan di alam ini. Makhluk ini memiliki usia panjang 500 tahun naraka = 1.620 milyar tahun manusia)

2) Kalasutta-naraka (Makhluknya yang dicambuk dengan cemeti hitam dan kemudian dipenggal-penggal dengan parang, gergaji dan sebagainya. Mereka yang suka menganiaya atau membunuh manusia, bagi para bhiksu/calon bhiksu yang suka melanggar vinaya kebanyakan akan terlahirkan di alam ini. Panjang usia 1000 tahun naraka = 12.960 milyar tahun manusia)

3) Sanghata-naraka (makhluknya dilindas hingga luluh lantak oleh bongkahan besi berapi. Mereka yang tugas atau pekerjaannya melibatkan penyiksaan terhadap makhluk-makhluk lain, misalnya pemburu, penjagal dan lain-lain kebanyakan akan terlahirkan di alam ini. Panjang usia 2000 tahun naraka = 103.680 milyar tahun manusia)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Filsafat Selengkapnya
Lihat Filsafat Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun