Mohon tunggu...
Sechudin
Sechudin Mohon Tunggu... Wiraswasta - #wartaklasik

Jurnal Lokal

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Mencari Jawaban

19 Maret 2024   12:26 Diperbarui: 19 Maret 2024   12:36 64
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Di tengah malam yang sunyi merayap,
Hatiku resah, menanti jawaban yang tak kunjung tiba.
Di pelukan kesunyian, kuamati bintang-bintang bersinar,
Seperti petunjuk yang tersembunyi dalam kegelapan.

Dalam doa-doa yang terucap pelan,
Kuhembuskan harapan, kuungkapkan ragu dan kerinduan.
Mengalun merdu, suara hati yang terdalam,
Memohon petunjuk, di tengah kebimbangan yang menyelimuti.

Kutatap langit yang luas dan tak berujung,
Seakan mencari jawaban dari-Nya yang Maha Mengetahui.
Dalam setiap hela nafas, kusampaikan rasa cemas,
Menanti jawaban yang kunantikan dengan sabar.

Baca juga: Di Atas Sajadah

Di dalam hati yang gelap gulita,
Kulihat cahaya yang samar-samar bersinar.
Mengusik keraguan, mengobarkan harapan,
Bahwa jawaban akan datang pada waktunya yang tepat.

Menanti jawaban bagaikan menunggu fajar,
Di ujung malam yang gelap gulita.
Dalam setiap detik yang berlalu, kuharapkan keajaiban,
Dan kuatkan hati untuk tetap bersabar.


Meski jawaban belum kunjung terurai,
Kupegang erat tali iman yang kuat.
Dalam setiap langkah, dalam setiap detik,
Ku percaya bahwa rahasia akan terkuak di waktu yang tepat.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun