Mohon tunggu...
Ratna KurniaNovianti
Ratna KurniaNovianti Mohon Tunggu... Mahasiswa - mahasiswa

mahasiswa salah satu Universitas swasta di Kota Semarang

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Tekat

25 Juni 2021   19:43 Diperbarui: 25 Juni 2021   20:03 104
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Teguh, tangguh, tegar...

Berdiri tegap tanpa gemetar

Mencoba tangguh meski bercucuran peluh

Selalu tegar meski hati tebakar

Selalu tanggap dan cekatan, itulah Bapa

Walau panas terik sang surya menusuk kulit coklatnya

Meski keringat tiada henti bercucuran di dahinya

Semangatnya selalu menyala

Tak pernah padam termakan usia

Bak kobaran bara yang kian menjadi setelah tersulut solar

Sebesar itu pula keinginannya tuk melihatku bersinar

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun