Mohon tunggu...
Turangga Raflihuda
Turangga Raflihuda Mohon Tunggu... Jurnalis - Masih belajar menulis
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Mahasiswa Fisip Universitas Nasional Jakarta

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Penunggu Rahasia

12 November 2020   19:41 Diperbarui: 12 November 2020   19:47 131
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Candapun lepas bersentuhan

Lambaian perpisahan hilang dalam perjalanan

Angin berbaur dalam ruang semesta

Usah peduli dengan peringatan entah dari mana

Desirnya sampai pula kedalam hati ini

Ingin rasanya aku ada dihatimu

Aku masih sanggup menunggumu..

Namun aku tahu rasamu kepadaku

Aku hanya penggangu untukmu

Verboden!! berulang kali kamu katakan kepadaku

Ahhhh,,, Tapi aku tidak perduli itu

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun