Mohon tunggu...
Obi Net
Obi Net Mohon Tunggu... Mahasiswa - Obrolan bebas via Internet
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Deskripsi Obi Net Obrolan bebas via Internet. Media Informasi,Opini,Edukasi,Sosial Politik. Bukan sebatas angkat isu yang sedang hizt saja untuk kepopuleran,namun jauh lebih dari itu karena Obi prihatin terhadap sikon kehidupan sosial yang makin tidak stabil. Terlebih lagi saat sekarang berita dalam hitungan detik sudah menyebar ke seluruh dunia di muka bumi ini. Sangat jelas disini ada pihak korban yang merasa di rugikan serta pelaku yang di untungkan. Kebenaran berita tersebut belum pasti,dan sering di putar balikan dengan membayar media tertentu,atau orang tertentu yang di angggap berpengaruh. Apasih keuntungan si pelaku dengan tersebarnya berita itu? dan apa ruginya si korban dengan menyebarnya berita itu? Simak selengkapnya Obi jelaskan di Chanel ini supaya jelas,juga bisa bertanya langsung melalui komentar. Visi : Indonesia berkarakter dan tereduksi diera digital. Misi : Memberikan Informasi seputar sosial &politik,serta opini yang mengedukasi &membangun. .

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Mirisnya Indonesia Krisis Ideologi Berani Mati

29 November 2021   19:17 Diperbarui: 30 November 2021   17:54 51 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Indonesia secara kehidupan Sosial dan masyarakat masih banyak yang perlu di benahi,karena kita bisa lihat sendiri bahwa banyak yang mendominasi kehidupan social masyarakat demi kepentingan Individu,maupun kelompok.

#Di dalam individu terdapat dua kemungkinan yang pastinya akan di prioritaskan yaitu keuntungan secara materi maupun kekuasaan.

  1. Materi,Banyak kita lihat di depan mata seperti halnya dalam urusan bisnis,bagi yang berkepentingan bisa melakukan sabotase/pengrusakan secara terencana,terstruktur dan massif/melakukan kecurangan di belakang layar demi keuntungan pribadi.

  2. Kekuasaan,Banyak kita lihat di depan mata seperti halnya dalam urusan kekuasaan. Pemilihan kepala negara hingga kepala pemerintahan hingga tingkat dasar seperti kepala desa kebawah bagi yang berkepentingan bisa melakukan sabotase/pengrusakan secara terencana,terstruktur dan massif/melakukan kecurangan di belakang layar demi kekuasaan,seperti halnya pada ;

Tragedi 30 September 1965/biasa di kenal sebagai G30SPKI,yaitu gerakan pemusnahan 7 Jendral yaitu; Ahmad Yani,Letnan jendral M.T Haryono,Kapten Pierre Tendean,Letnan Jenral S Parman,Mayor Jendral D.I Panjaitan,Mayor Jendral Sutoyo Siswomihardjo,Letnan Jendral Anumerta Suprapto kesemuanya  Jendral TNI angkatan darat,karena di anggap sebagai kekuatan negara Indonesia yang menuduhkan kesemuanya ini adalah tindakan Partai Komunis Indonesia/PKI.

Yang terbaru demo akbar  di lakukan sejumlah kelompok untuk menggagalkan dan memenjarakan calon gubernur terpilih DKI Jakarta, Basuki Cahya Puranma atau yang di kenal etnis Tionghoa/Ahok pada 12 Desember 2016 Di Monas dst.

Di susul demo BAWASLU untuk meminta pemilu di ulang karena dianggap terdapat kecurangan pada 22 Mei 2019 dan tentunya banyak banget hal semacam ini di NKRI.

#Di dalam kelompok pun hampir sama yang di lakukan,namun biasanya hal ini lebih ke penanaman Ideologi.Seperti halnya 

  1. Islam garis keras(Teroris,isis,dll yang selalu berusaha untuk memecah belah kesetabilan Ideologi Pancasila,

  2. Perpecahan wilayah untuk merdeka seperti Banda Aceh,Papua,Sulawesi,Bali,Serta Timor Leste yang telah berhasil.

Dengan banyaknya masalah yang tak pernah usai di negri ini  tentu karena banyak factor yang mempengaruhi seperti,budaya,agama,serta pendidikan. Namun kedua hal pertama di atas dapat di sinkronkan dengan pendidikan. 

Apapun  kebudayaannya/agamanya/kepercayaannya yang telah di akui hanya satu kunci yang dapat membuka yaitu pendidikan yang mumpuni.Karena pendidikan adalah tonggak utama untuk SDM yang mumpuni,dengan memiliki pendidikan yang mumpuni mampu berpikir logis lebih jauh tentang kehidupan dan bermasyarakat.

Oleh karena di Jl.Madraji Rt/w 04/06,,gang Melati/Tagog Dusun Sidasari,Desa Tambaksari,Kecamatan Kedungreja,Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Akan di bangun tempat Pendidikan Islam demi kepentingan umat. Dalam pendirian yayasan ini telah di setujui oleh Nahdatul Ulama Setempat,serta di hadiri dari tokoh agama dan kepala dusun Sidasari.

Selalu mengucap syukur alahamdulilah kepada Alloh SWT yang telah melimpahkan rahmatnya melalui keluarga alm Hj.Al-Qohar dan Hj.Mukinah.Karena telah Iklas dan ridho memberikan sebidang tanah untuk Pembangunan yayasan Pendidikan Islam. Adapun yang akan di bangun sebagai berikut;

1.Masjid El-Firdaus Al-Qohar

2.Pondok Pesantren Tahfidhul Qur'an

3.Madrasah Diniyah

4.Taman Pendidikan Al-Qur'an

 5.Sarana Dan Prasarana Kegiatan Pendidikan,Kemakmuran ,Kesejahteraan dan Peribadatan

Hal ini tentu menggandeng yayasan pendidikan Islam yang telah mumpuni di bidangnya yaitu,Keluarga Besar Ell Firdaus Tambaksari dan Seluruh komponen masyarakat baik individu maupun lembaga.

Banyak hal yang di harapkan masyarakat setempat,dengan adanya yayasan pendidikan maka daerah setempat akan lebih maju dalam hal kemasyarakatan dan kehidupan sosial. Dengan adanya yayasan pendidikan ini tentu banyak masyarakat yang tertolong dengan menyekolahkan putra-putrinya biaya terjangkau,serta pendidilkan agama sebagai tonggak kehidupan sosial maupun akhirat.

 Adapun maksud dan tujuan pendirian yayasan ini bukan semata-mata untuk menyaingi yang telah ada,karena memang demi kemaslahatan masyarakat setempat.


Mohon tunggu...

Lihat Konten Edukasi Selengkapnya
Lihat Edukasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan