Mohon tunggu...
Putri Ariza
Putri Ariza Mohon Tunggu... karyawan swasta -

a savvy flashpacker, detailed observant, and a Sigur Ros-fetish

Selanjutnya

Tutup

Travel Story Pilihan

Brussels: Ibu Kota & Melting Pot Eropa

31 Oktober 2014   03:32 Diperbarui: 17 Juni 2015   19:06 211
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Karier. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Freepik

Saya gak tahu dia pake kostum apaan :D

  • Atomium. Coba bayangin gambar atom dengan 9 titiknya, lalu bayangin gambar itu berdiri tegak setinggi 102 meter dan terbuat dari metal. Itulah Atomium, yang dibangun pada tahun 1958 ketika banyak orang menganggap bahwa energi atom dapat menyelamatkan dunia.

    Atomium (dari jauh)

  • Katedral St. Michels and St. Goedele, yang bergaya Gothic dan dibangun dari kapel kecil pada abad ke-9, adalah tempat bangsawan Belgia melangsungkan pernikahan. Jarang-jarang sih emang, terakhir tahun 2003 untuk pernikahan Prince Laurent of Belgium. Kalau menurut saya pribadi, saya suka sekali dengan penempatan orgel katedral yang posisinya "nemplok" di dinding kayak sarang burung. Katanya sih penempatan orgel kayak begini sangat jarang, hanya ada di Brussels, Chartres, Cologne, dan Strasbourg.

    Katedral Gothic St. Michels and St. Goedele

  • Galeries Saint Hubert, mal pertama di dunia, didirikan tahun 1847. Masih kalah dibanding mal di Jakarta, hehe
  • Belgian Waffle, Cokelat, dan Fries

    Kayaknya gak ada turis yang gak mencicipi Belgian waffle di sekitar Manneken Pis. Waffle-nya saja harganya 1 euro, kalau tambah toping selai atau gula 0.80 euro sementara toping buah kena 1 euro per toping. Sini saya kasih tahu, supaya gak kelihatan sebagai turis norak yang pake banyak toping lengkap dengan whipped cream, waffle Brussels tradisional sebenarnya hanya waffle, dikasih taburan gula tepung di atasnya. That's it! Blend with locals!

    Waffle for tourist, everyone

    Oh, cokelat... Cewek-cewek yang lagi diet pun pasti mikir-mikir nolak cokelat. Segala macem cokelat ada disini, mulai yang high-end seperti Wittamer, Marcolini, Neuhaus, Godiva, atau Leonidas sampai cokelat batangan murah di supermarket. Di jalan sekitar Manneken Pis banyak terdapat toko cokelat, promo standar mereka adalah 9.90 euro per 6 kotak cokelat. Saya mah gak beli, cuma keluar masuk toko minta sampel cokelat sampe kenyang. Lagian 6 kotak besar-besar itu mau ditaruh di mana? Backpack udah penuh, perjalanan masih panjang. Saran, jadikan Brussels sebagai kota terakhir sebelum pulang supaya bisa borong cokelat!

    HALAMAN :
    1. 1
    2. 2
    3. 3
    Mohon tunggu...

    Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
    Lihat Travel Story Selengkapnya
    Beri Komentar
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
    LAPORKAN KONTEN
    Alasan
    Laporkan Konten
    Laporkan Akun