Mohon tunggu...
Pendar Bintang
Pendar Bintang Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Blogger and MomPreneur

- CO Founder of Dezavo Indonesia, World Best Hospitality Company - A Blogger based in Bali - A Mommy with Full of Beautiful Surprised IG : @Pendarbintang Email : h.hanila@gmail.com Blog: hanilacorner.com

Selanjutnya

Tutup

Financial Pilihan

Allianz OptimAll: Berikan Proteksi Lebih OptimAll Kaum Millenials

18 Januari 2022   06:46 Diperbarui: 18 Januari 2022   06:52 319
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Menurut sebuah harian lokal online, trafik internet Indonesia naik sampai dengan 40% yang artinya kebutuhan layanan dan aktivitas virtual mengambil alih banyak kegiatan offline sekarang ini. Hal ini pasti terjadi karena adanya himbauan untuk stay at home demi menekan penyebaran Covid-19.

Pemakaian internet ini kemana saja? Tingginya kenaikan angkah trafik tersebut pastinya terbagi ke banyak sektor seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan dan lain sebagainya.

Untuk pendidikan, sebut saja kebutuhan untuk bersekola online, sedang ekonomi pasti dalam perniagaan, meeting bisnis dan kegiatan yang berkaitan dengan ekonomi lainnya, selain itu kebutuhan hiburan juga tidak dipungkiri ikut mendominasi, bahkan sekarang mulai ada pergeseran berplesiran online karena offline dipercaya masih riskan terhadap penyebaran Covid-19 yang varian baru tidak kunjung berhenti.

Sedang untuk kesehatan bagaimana? Sebut saja hal yang sangat sering saya lakukan adalah konsultasi dokter secara online melalui sebuah aplikasi. Karena saya punya bayi dan suami saat itu sedang sakit, otomatis saya tidak bisa membawa suami ke RS atau klinik akhirnya dari sebuah aplikasi dokter saya berkonsultasi dan membeli obat, begitu mudah sekarang, ya?

Tidak hanya konsultasi, akan tetapi kebutuhan reservasi RS untuk konsultasi  pun sekarang dilakukan secara praktis secara online, hal ini kami lakukan untuk orang tua kami yang harus rutin kontrol kesehatannya.

Tidak berhenti di situ, bahkan sekarang membeli produk asuransi kesehatan pun bisa melalui online dengan proses yang sangat mudah dan cepat. Dari pengalaman, saya melakukan tatap muka melalui aplikasi meeting online untuk bertatap muka dengan tenaga pemasaran dari sana dia melakukan presentasi layaknya kami bertatap muka, karena kebetulan aplikasi yang dia pakai meeting mendukung presentasi tersebut.

Pengalaman membeli produk asuransi online prosesnya sangatlah cepat, karena saat itu sudah cari tahu tentang produk yang ingin saya beli maka saya hanya tinggal registrasi dengan semua informasi yang dibutuhkan, submit dan jadi. Untuk bukti keikutsertaan nasabah tetap mereka mengirimkan lewat emails. 

Sebagai nasabah asuransi, selama ini saya memiliki beberapa pertimbangan dalam membeli produk asuransi, pertimbangan tersebut di antaranya:

  1. Harga

  2. Manfaat

  3. Akses dan juga Ketersediaan produk serta layanan digital

  4. HALAMAN :
    1. 1
    2. 2
    3. 3
    4. 4
    Mohon tunggu...

    Lihat Konten Financial Selengkapnya
    Lihat Financial Selengkapnya
    Beri Komentar
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun