Mohon tunggu...
Anwar Effendi
Anwar Effendi Mohon Tunggu... Mencari ujung langit

Sepi bukan berarti mati

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Tebing Batulawang Cocok untuk Spot Foto

25 Maret 2020   15:06 Diperbarui: 25 Maret 2020   15:21 43 2 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Tebing Batulawang Cocok untuk Spot Foto
Tebing-tebing di Batulawang menggoda wisatawan. | Dokpri

Melihat postingan teman di media sosial tentang keindahan objek wisata Batulawang, saya dan keluarga jadi penasaran. Objek wisata yang terletak di Desa Cupang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat itu, sangat menggoda untuk dikunjungi.

Walau lokasinya ada di Kabupaten Cirebon, akses jalan masuk ke Batulawang ternyata lewat wilayah Prapatan Kabupaten Majalengka. Kalau dari arah Bandung, sebelum tugu perbatasan Majalengka-Cirebon ada perempatan maka belok kanan.

Sekitar 500 meter dari perempatan, wisatawan harus fokus ke sebelah kiri untuk menemukan jalan kecil. Jalan yang masuk wilayah Majalengka itu merupakan satu-satunya akses untuk mencapai objek wisata Batulawang.

Akses jalan, walau kecil terbilang bagus karena sudah beraspal. Kendaraan roda empat bisa masuk, cuma di beberapa titik ada jalan yang menyempit.

Jika ada dua kendaraan yang berpapasan, maka harus hati-hati. Ada juga jalan yang menanjak dan berkelok, biasanya di situ  salah satu kendaraan harus mengalah dulu.

Wisatawan bisa foto dengan lataar belakang bukit kapur. | Dokpri
Wisatawan bisa foto dengan lataar belakang bukit kapur. | Dokpri

Wisatawan sebelum mencapai tujuan akan banyak melewati pematang sawah. Setelah itu mendapatan permukiman padat penduduk. Di loket masuk, setiap pengunjung dikenakan tarif Rp 7.500,00. Untuk parkir mobil Rp 5.000,00 dan motor Rp 3.000,00. Lahan parkir yang tersedia, mampu menampung jumlah kendaraan yang cukup banyak.

Turun dari tempat parkir, wisatawan langsung disuguhi pemandangan tebing-tebing batu yang menjulang tinggi. Sementara di bawahnya, pihak pengelola menata laha kosong menjadi taman dan bisa dijadikan arena bermain anak-anak.

Untuk mencapai ketinggian tebing di Batulawang, wisatawan tidak perlu khawatir. Sudah dibuatkan tangga untuk pendakian. Walau begitu, tetap saja wisatawan harus menyiapkan fisik yang prima.

Tempat pertama yang menjadi buruan wisatawan untuk foto-foto, tidak lain rangkaian huruf Batulawang yang dibuat besar. Untuk mencapai lokasi ini, memang tidak terlalu tinggi. Semua wisatawan segala umur dengan mudah menaiki medan tersebut.

Pemandangan sekitar Batulawang masih hijau. | Dokpri
Pemandangan sekitar Batulawang masih hijau. | Dokpri

Setelah spot foto itu, wisatawan diarahkan untuk melakukan pendakian dari sisi kiri. Sedangkan sisi kanan diperuntukan bagi wisatawan yang baru turun dari atas tebing. Pengaturan wisatawan yang naik dan turun, dimaksudkan sebagai antisipasi kepadatan di beberapa jalur.

Pada hari-hari libur, pengunjung Batulawang memang membeludak. Sebagian besar wisatawan lokal. Mereka berombongan menggunakan motor. Objek wisata ini memang lokasinya strategis, mudah dijangkau warga Kota Cirebon, Majalengka, Indramayu, bahkan Kuningan. Selain itu, tiket masuk yang dikenakan pun masih tergolong murah, sementara suasana alamnya sangat indah.

Ada beberapa lokasi batu yang asyik untuk swafoto dan sedikit menguji nyali. Pengunjung bisa menaiki batu yang menjulang, dan pengelola sudah menyiapkan tangga permanen dari besi. Sementara beberapa anjungan yang menjorok jauh dari tebing terbuat dari sanggahan bambu. Semuanya asyik untuk selfie atau foto ramai-ramai.

Beberapa spot foto menggunakan bambu sebagai penyangga. | Dokpri
Beberapa spot foto menggunakan bambu sebagai penyangga. | Dokpri

Pada puncak ketinggian, pengunjung bisa melihat alam sekeliling berupa bukit-bukit. Warga setempat lebih menyebutnya gunung-gunung kapur. Selain bukit kapur, ada juga Bukit Hanjuang, Bukit Leneng dan Bukit Bendera. Beberapa tebing di Batulawang sering dijadikan tempat latihan olah raga panjat tebing.

Sarana penunjang lainnya yang tersedia di objek wisata Batulawang, yakni toilet, mushola dan deretan warung makanan/minuman. Pengunjung pun jangan khawati kalau jajan di warung-warung tersebut, karena pemiliknya menerapkan harga yang wajar.(Anwar Effendi)***

VIDEO PILIHAN