Mohon tunggu...
Nanang B Setiawan
Nanang B Setiawan Mohon Tunggu... Dosen - nikmati yang tersaji

☆ setidaknya pernah menjadi bankir ☆ dosen tidak tetap dan pelaku usaha ☆ lupa kalau pernah menulis buku ajar "kewirausahaan dalam proyek, aspek dan prospek bisnis", juli 2020

Selanjutnya

Tutup

Financial Artikel Utama

Jenis Pendapatan Menuju Kemandirian Finansial

27 Januari 2023   04:00 Diperbarui: 3 Februari 2023   18:31 668
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi merdeka finansial. (Dok. Shutterstock/One photo via kompas.com)

Penulis tidak menyarankan untuk berpikir terlalu lama tetapi ayo segera lakukan tindakan yang bertujuan untuk mendapatkan passive income menuju kepada kemandirian finansial yang akan bermanfaat kelak di kemudian hari.

Beberapa hari yang lalu, penulis menemukan postingan di IG nya finplan.id, dengan caption 3 jenis pendapatan yang sebaiknya dimiliki.

Dengan judul artikel ‘jenis pendapatan menuju kemandirian finansial’, penulis berharap semoga semakin mempergerah semangat sahabat-sahabat semua agar semakin membara dalam menciptakan passive income di masa depan.

Sebelum membaca artikel ini penulis sarankan sebaiknya sahabat mampir dulu di artikel sebelumnya dengan caption kemandirian finansial’. Terimakasih.

Tiga Jenis Pendapatan

1. Aktif, bekerja secara aktif untuk menghasilkan output yang bermanfaat dengan kompensasi salary atau keuntungan usaha.

Gaji, dengan bekerja dari pagi sampai dengan sore bahkan hingga larut malam, lebih-lebih di lingkungan pelayanan kesehatan atau pabrik penetapan jam kerja berdasarkan shift agar operasional dapat berlangsung selama 24 jam dalam sehari supaya efektif dan efisien.

Lembaga penyelenggara adalah instansi milik swasta atau kantor pemerintah yang setiap periode karyawan akan mendapatkan gaji atau salary, bisa bulanan, mingguan.

Atau bisa juga per dua mingguan tergantung dari jenis pekerjaan dan perusahaan dimana tempat sahabat bekerja, plus uang lembur yang dibayarkan sesuai jam lembur yang dijalani dalam satu periode.

Laba usaha, laba atau keuntungan yang diperoleh dari kegiatan sahabat dalam menjalankan usaha misalnya memiliki usaha baik usaha utama atau usaha sampingan berupa usaha toko, usaha rumah makan/warung/depot, jual beli sepeda motor atau mobil bekas, menjadi suplier, kontraktor, dan lain sebagainya.

Keuntungan dalam rangka berusaha, berasal dari aktifitas penjualan dikurangi harga pokok penjualan dan juga biaya-biaya termasuk di dalamnya kewajiban pajak sehingga menghasilkan laba bersih.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Financial Selengkapnya
Lihat Financial Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun