Mohon tunggu...
Nur Laili Rahmawati
Nur Laili Rahmawati Mohon Tunggu... Guru - Guru / Penulis

Merangkai aksara menjadi kata agar lebih bermakna

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ketika Aku Cemburu

19 Januari 2023   10:35 Diperbarui: 19 Januari 2023   10:39 115
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Pernah kurasa resah yang kian membuncah

Mengurai sendu dalam rasa yang semakin lemah

Luruh dalam sependar rindu yang mengawal kisah

Hingga pagiku semakin menawan sebentuk gundah

 

Aku terpaku dan terdiam tanpa rasa

Ketika perlahan hadirmu membasuh luka

Mengusik fatamorgana menjadi sepenggal lara

Menyibak tirai sendu dipagi yang kembali mengulik asa

 

Tahukah kamu tau sang mentari

Aku cemburu pada wangi embun yang menghiasi pagi

Yang hadirnya mampu menawarkan beningnya warna yang suci

Aku juga cemburu pada desiran sang bayu 

Yang hembusannya dapat melintasi segenap ruang waktu

 

Jika rinduku memerlukan aksara dalam seuntai kalimat

Bagaimana aku mampu menyematkan namamu kala lidahku tersesat

Jika rinduku hanya serupa bayangan bisu yang kian penat

Seulas tanya kembali hadir apakah kisahku berakhir dan menjadi tamat

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun