Mohon tunggu...
Nur Laili Rahmawati
Nur Laili Rahmawati Mohon Tunggu... Guru - Guru Muda yang menyukai literasi

Merangkai aksara menjadi kata agar lebih bermakna

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Andai Waktu Tak Pernah Berlalu

20 September 2022   13:02 Diperbarui: 20 September 2022   13:29 101 5 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana Adalah Platform Blog. Konten Ini Menjadi Tanggung Jawab Bloger Dan Tidak Mewakili Pandangan Redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Mengarak awan di langit yang biru

Menghadirkan secerca kerinduan yang tersimpan untukmu

Semburat mesra desiran sang bayu

Menghantarkan gejolak rasa diujung kalbu

Hadirmu kini hanyalah semu

Selaksa fatamorgama di ujung rindu

Menambah resah yang kian terpatri di kalbu

Mengingatmu yang pernah singgah dihatiku

Bias rasa yang tercipta sendu

Mengukir kenangan yang tak lekang oleh waktu

Mencipta rindu yang tak kunjung padam di titian hatiku

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan