Mohon tunggu...
N. Setia Pertiwi
N. Setia Pertiwi Mohon Tunggu...

Gelandangan virtual | Pecandu kata-kata | Perempuan hening dengan pikiran yang mengembara | nspertiwi19@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Ibnu, Anak Laki-laki Pemalu

6 November 2018   21:14 Diperbarui: 7 November 2018   09:53 0 21 13 Mohon Tunggu...
Puisi | Ibnu, Anak Laki-laki Pemalu
Sumber: Pixabay

Terkisah Ibnu
anak laki-laki pemalu
dengan dua mata keemasan
diberi pertanyaan, berapa umurmu?
Dia menjawab, delapan puluh satu
Semua orang berpandangan,
lalu tertawa bersamaan

Terkisah Ibnu
Anak laki-laki pemalu
dengan rambut keriting lucu
diberi pertanyaan, berapa umur Ibu?
Dia menjawab, tiga tahun satu bulan
Semua orang berpandangan,
lalu tertawa berbarengan

Terkisah Ibnu
Anak laki-laki pemalu
dengan tatapan yang sayu
diberi pertanyaan, berapa umur Ayah?
Dia menjawab, tiga puluh delapan
Semua orang berpandangan,
lalu bertepuk tangan

Terkisah Ibnu
Anak laki-laki pemalu
dengan tubuh yang layu
diberi pertanyaan, berapa umur Nenek?
Dia menjawab, sembilan puluh hari
Semua orang berpandangan,
lalu menjadi sepi

Terkisah Ibnu
Anak laki-laki pemalu
yang lebih memilih diam
menjadi bahan pembicaraan
selepas neneknya dimakamkan
tiga bulan kemudian

.

.

.

dan ibu Ibnu
menangis tersedu
memohon ampunan-Mu

***

N. Setia Pertiwi

Cimahi, 06 November 2018

KONTEN MENARIK LAINNYA
x