Mohon tunggu...
Nadya Namad
Nadya Namad Mohon Tunggu... Buruh - Wira usaha bidang kuliner

Nadya Hoby; Memasak, kuliner

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Rindu yang Kutitipkan Terabaikan

2 Desember 2022   21:18 Diperbarui: 2 Desember 2022   21:28 93
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Dok Prib(Nadya) Taipei, 101 (Des 2022 

Rindu yang Kutitipkan Terabaikan
#PerempuanKopi

Kemarau hatiku terlalu panjang
Dahaga, tanpa rintik hujan
Rinduku terkatung-katung di peraduan
Menunggu kau datang

Kesepian memaksa menyandingkan kesedihan
Tatkala mekar ingatan tertuju namamu
Namun, sepanjang penantian tak kutemukan senyuman
Meski kau tahu rindu bertamu disegala cuaca dan waktu

Baca juga: Mematahkan Rindu

Haruskah aku berpura-pura kuat?
Sedang sentuhanmu tak menggamit
Dan, rindu yang ku titipkan terabaikan
Terluka di ruang kehampaan

Jika tak ada pesan kepastian
Aku ingin menemukan jalan pulang
Meski membendung jutaan derai tangisan
Biarkan Rindu, Cinta, kenangan menghilang

Dagao, 2 Desember2022

Baca juga: Merakit Jala Mimpi

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun