Mohon tunggu...
Mim Yudiarto
Mim Yudiarto Mohon Tunggu... buruh proletar

Aku hanyalah ludah dari lidah yang bersumpah tak akan berserah pada kalah....

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Puisi | Dari Keganjilan Malam hingga Mimpi yang Digenapi Harapan

19 Maret 2019   21:22 Diperbarui: 22 Maret 2019   17:32 0 13 3 Mohon Tunggu...
Puisi | Dari Keganjilan Malam hingga Mimpi yang Digenapi Harapan
pixabay.com

Dari setiap keganjilan yang menyertai wajah malam yang buta matanya, tersimpan cinta dan huru-hara pada segenap mimpi yang berdatangan pulang dan pergi.

Mimpi yang ajaib bagi orang-orang yang berserah pada nasib karena mendadak saja dikabulkan oleh Tuhan melalui kejadian-kejadian yang tak ada dalam rencana.

Mimpi yang ditukar dengan harapan bagi orang-orang yang sengaja terlelap lebih lambat agar sampai pada episode tidur yang lebih tepat agar mendapatkan petunjuk sehingga tak tersesat.

Mimpi yang berduri bagi orang-orang yang menyenangi api untuk membakar cita-citanya sendiri setelah lama tenggelam dalam sunyi yang terkadang membuatnya ingin bunuh diri.

Mimpi yang memberontak terhadap tidurnya bagi orang-orang yang memilih untuk membunuh hatinya demi apa yang disebutnya rasa putus asa.

Mimpi yang dilahirkan oleh matahari bagi orang-orang yang asanya hangus menjadi abu karena begitu dalam tenggelam dalam pilu.

Apabila harapan demi harapan sebagian berasal dari rahim mimpi-mimpi malam, jangan pernah sekalipun mempertuan kegelapan. Karena gelap menyimpan banyak sekali rahasia. Bisa saja salah satunya memang bahagia. Namun mungkin saja ternyata seluruhnya adalah tentang cinta yang mengada-ada.

Pekanbaru, 19 Maret 2019

KONTEN MENARIK LAINNYA
x