Mohon tunggu...
Meidy Yafeth Tinangon
Meidy Yafeth Tinangon Mohon Tunggu... Lainnya - β–  π»π‘œπ‘π‘–: 𝑀𝑒𝑛𝑒𝑙𝑖𝑠 π‘‘π‘Žπ‘› π΅π‘’π‘Ÿπ‘π‘Žπ‘”π‘– πΎπ‘Žπ‘‘π‘Ž β–  π‘Šπ‘Ÿπ‘–π‘‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ π‘ β„Žπ‘Žπ‘Ÿπ‘’ π‘“π‘œπ‘Ÿ π‘–π‘›π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘›π‘” π‘Žπ‘›π‘‘ π‘’π‘šπ‘π‘œπ‘€π‘’π‘Ÿπ‘–π‘›π‘”. πΉπ‘œπ‘Ÿ π‘ π‘π‘–π‘Ÿπ‘–π‘‘, π‘π‘’π‘Žπ‘π‘’ π‘Žπ‘›π‘‘ 𝑗𝑒𝑠𝑑𝑖𝑐𝑒

www.meidytinangon.com | www.info-pemilu-pilkada.online | www.pikir.net | www.globalwarming.web.id | www.minahasa.xyz | www.mimbar.online |

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tentang Perjumpaan dan Perpisahan

22 Agustus 2021   12:17 Diperbarui: 22 Agustus 2021   12:19 105 24 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Tentang Perjumpaan dan Perpisahan
Ilustrasi: "Perjumpaan dan Perpisahan" (Dokpri, MYT)

Tentang perjumpaan dan perpisahan
Hampir tak ada kata dapat diciptakan
Juga, tak cukup bahasa mengungkapkan
Hanya air mata penuh makna menceriterakan

Tentang perjumpaan yang kukenang
Terbayang senyum yang mengembang
Seperti menatap setangkai kembang
Dan cahaya harapan datang membentang

Bait-bait aksara yang kau tuturkan
Menemani raga dalam kesendirian
Membangkitkan jiwa yang remuk redam
Dan semangat yang hampir padam

Tentang perjumpaan di sepanjang waktu
Kukenang dikau menyusuri lorong waktu
Tujuan jejak langkahmu hanyalah satu
Persekutuan yang saling membantu

Tetapi...

Tentang perpisahan, tak ada kata menjelaskan
Sobat, adakah diksi lain selain perpisahan?
Supaya senyum tetap mengembang
dan air mata tiada membanjiri ruang?

Engkau hanya berucap dalam raut senyuman
Bahwa perpisahan bukanlah akhir perjumpaan
Perpisahan adalah tentang kenangan waktu
Supaya rindu selalu ada sepanjang waktu

Bahwa perpisahan hanyalah tentang sebuah ucapan
Supaya kita tetap berjumpa dalam doa yang diucapkan
Lalu kita bertemu dalam syair lagu kerinduan
Dan berjumpa selalu menurut waktu Tuhan

Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan