Mohon tunggu...
Marudut Parsaoran Anakampun
Marudut Parsaoran Anakampun Mohon Tunggu... Penulis - Hidup harus berekspresi, menulis dan berpikir.

Perjalanan hidup sesorang dimulai dari titik nol dan terbentuk sendiri oleh alam dan lingkungan. Perjalan hidup akan membentuk jati diri dan karakter . tanpa disadari kita akan dipaksa untuk membuat suatu pilihan, pilihan itu yang akan menentukan siapa kita. jiwa dan raga akan berjalan beriringan namum tidak akan bersatu. tetapi dalam satu titik ada masa untuk bertolak belakang.

Selanjutnya

Tutup

Kebijakan Pilihan

Kebakaran Gedung Kejaksaan saat Resesi di Ujung Tanduk

31 Agustus 2020   23:45 Diperbarui: 1 September 2020   07:48 140
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
https://www.google.com/amp/s/nasional.okezone.com/amp/2020/08/31/337/2270386/fantastis-kerugian-kebakaran-kejaksaan-agung-lebih-dari-rp1-triliun

Kebakaran Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang berada di jalan Sultan Hasanudin Dalam, kecamatan Kabayoran Baru, Jakarta Selatan pada hari Sabtu (22/8/2020) malam. Sangat disayangkan, disaat Pandemic Virus Corona berlangsung kejadian ini terjadi. 

Akibat kebakaran Gedung tersebut, dari sumber informasi mengatakan bahwa kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 1 trilyunan rupiah.

Total 1.118.549.352.829 triliun," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Hari Setiyono di Kejaksaan Agung, Senin (31/8/2020).

Angka yang cukup fantastis, disaat Bangsa ini dihadapkan pada situasi ekonomi diambang kehancuran, ibarat uang yang dibakar hangus secara cuma-cuma, namun dimana Bangsa ini haus akan uang.

Ekonomi bangsa tergerus oleh dampak Pandemic Virus Corona, kondisi ekonomi yang tidak stabil, Bangsa dihadapkan pada ujung kehancuran Ekonomi, Resesi menanti. Badai Krisis ini semakin kompleks disaat Bangsa ini dihadapkan pada aset vital hangus terbakar.

Menkopolhukam Mahfud Md mengatakan Indonesia hampir dipastikan masuk resesi bulan depan. Meski demikian, ia meminta masyarakat tak perlu khawatir karena resesi bukanlah krisis ekonomi. 

Daya beli masyarakat mengalami penurunan drastis, lebih parah lagi angka pengangguran terus meningkat. Ekonomi terus melemah, Bangsa ini bisa saja dihantui oleh Resesi Ekonomi seperti negara tetangga lainnya.

Kecerobohan itu sonter terjadi, Pemerintah telah berjuang mengucurkan dana untuk pemilihan Ekonomi namun pada situasi yang bersamaan Pemerintah harus kecolongan akibat hangusnya aset vital Bangsa.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Isa Rachmatawarta mengatakan akan menggangkaran Rp161 miliar untuk melakukan renovasi pada bangunan Kejaksaan Agung. Adapun, anggaran itu bertambah jika bangunan itu harus kembali dibangun. Namun, anggaran bakal kecil jika hanya dilakukan renovasi.

Padahal dapat digunakan untuk menopang ekonomi Bangsa ini. Ditengah Pandemic Virus Corona, rakyat harus berjuang tidak hanya bertahan menerjang virus tapi juga bertahan disaat ekonomi ambruk, kecukupan kebutuhan masyarakat sehari-hari mulai tercekik.

Ujungnya rakyat yang harus dikorbankan, bilamana uang itu digunakan untuk menopang ekonomi rakyat, lebih bermanfaat. Namun dibuang percuma oleh para oknum pemangku kepentingan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kebijakan Selengkapnya
Lihat Kebijakan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun