Mohon tunggu...
Heart Light
Heart Light Mohon Tunggu... Mahasiswa - Heart Light🍓

Simple girls 🌷🍀 🌷and be my self Life is Love❤️

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

There is Free Will

9 April 2022   11:15 Diperbarui: 9 April 2022   11:17 316
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Image : makassar.tribunnews.com

Langit seakan ikut menangis, butiran hujan turun membasahi bumi. Langit seolah  menemani, merasakan kesakitan yang disembunyikan. Sebagai keturunan keluarga bangsawan, masih adakah pilihan bagi masa depannya?

Rintik hujan seolah pancaran hati gadis bermata cokelat ini. Rasa pedih pilu, perasaan bersalah, marah yang tak tertahankan masih menyelimuti. Hati seolah ingin menari bersama hujan, agar rasa dapat melega. Namun apa daya, lemas tubuh tak tertahankan. Pil penenang dan sejumlah obat teman karibnya. Hanya memaku dari jendela, memandang butiran air mengguyur bumi.

Saat menatap hujan, pikirannya melayang pada moment bertemu kekasihnya. Waktu itu sepulang kantor hujan begitu deras. Semua karyawan menunggu langit cerah, namun yang ditunggu tak kunjung datang. Satu persatu karyawan rela membasahi jas, pakaian kantor  serta tas agar dapat kembali ke rumah. Tanpa terkecuali, gadis ayu berambut pirang itu juga memutuskan pulang dengan berjalan kaki menuju angkot. 

Tiba-tiba ada seorang pria menawarkan untuk menumpangi payung. Awalnya gadis itu menolak, namun sang pria berhasil meyakinkan dengan perkataan,

 "sepertinya kita satu tujuan, naik angkot di depan sana." 

Kejadian ini membuat mereka saling mengenal, semakin akrab hingga timbul perasaan cinta. Ternyata pria tersebut teman sekantornya, pegawai baru yang beda divisi dengan si gadis.

Image : mel4.home.blog
Image : mel4.home.blog

Ayu Pramusita, gadis cantik berambut pirang, tinggi semampai bak model. Mata belok dengan iris berwarna cokelat muda menambah kemolekan wajahnya. Ditunjang  sifat baik hati serta mudah berkawan dengan siapa saja. Hal itu yang membuat banyak orang betah ngobrol bersamanya. Berasal dari keluarga berada, keturunan berdarah biru, nama depannya menunjukkan suatu gelar kebangsawanan. 

Ayu Pramusita dan Sari Paradista, adiknya merupakan putri dari keluarga Raden Suryodiningrat. Ibunya juga keturunan ningrat serta keluarga yang sangat dihormati dalam masyarakat. Keluarga ini sangat menjunjung tinggi etika, pendidikan, budaya serta strata sosial.

Sore itu, keluarga kecil Raden Suryodiningrat berkumpul. Kesibukan masing-masing anggota keluarga membuat jarang berbincang bersama apalagi acara keluarga. Mereka berkumpul di ruang tengah, duduk di sofa merah yang dialasi karpet merah.

"Ayah akan menyampaikan hal penting yang terkait dengan masa depanmu ... Ayu, " kata Raden Suryodingrat mengawali pembicaraannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun