Jakarta, 13 Januari 2023 - Masih menjadi misteri akan dibawa kemana Sepakbola Indonesia? Padahal olahraga yang satu ini terpopuler seantero jagat Ibu Pertiwi.
Maklum saja, karena sepakbola punya sejarah yang begitu luar biasa buat Indonesia termasuk menjadi salah satu kontestan Piala Dunia 1938, yang pada saat itu masih bernama Hindia Belanda.
Tapi kok dalam kurun dua periode kepengurusan terakhir Sepakbola Indonesia gini-gini aja, tidak juga maju, tapi tidak juga mengalami kemunduran.
Padahal beberapa ketua sudah menjanjikan Reformasi besar-besaran untuk PSSI yang menaungi per-sepakbolaan Tanah Air.
Hasilnya apa? Selalu ada saja permasalahan klasik yang muncul, mulai dari timnas yang nihil tropi sampai dengan ranking FIFA yang jeblok, aturan liga juga tidak menentu bahkan sampai membingungkan klub. Hadeh, sekali pokoknya.
Fenomena unik soal sepakbola Indonesia sepanjang tahun 2022 kembali terjadi, yang disorot tentu saja prestasi Timnas Indonesia di beberapa ajang Internasional yang berlangsung.
Alih-alih ingin dapatkan tropi, yang ada justru makan hati. Tentunya makan hati bagi supporter setia Timnas Indonesia yang sudah setia hadir di setiap pertandingan.
Paling menjadi sorotan adalah "remuknya timnas" di ajang Piala AFF 2022, kita tahu bersama bahwa di ajang ini bongkar pasang pelatih sudah terjadi sejak namanya Piala Tiger.
Mulai dari pelatih lokal sampai dengan pelatih kelas dunia sudah di datangkan demi tropi yang dianggap kelasnya seperti "World Cup" di wilayah Asia Tenggara.
Wajar jika publik Indonesia sudah tidak sabar ingin melihat Negaranya tercinta angkat tropi yang satu ini, mengingat dalam gelaran kompetisi antar Negara di Asia Tenggara ini.