Mohon tunggu...
Kartika Eka H
Kartika Eka H Mohon Tunggu... Perajin Buah Tangan

... penikmat musik dan budaya nusantara, buku cerita, kopi nashittel serta kuliner berkuah kaldu ... ingin sekali keliling Indonesia! Email : kaekaha.4277@yahoo.co.id

Selanjutnya

Tutup

Humor Pilihan

Sapi dan Kambing Tidak Mengandung Kolesterol

11 Agustus 2019   23:40 Diperbarui: 12 Agustus 2019   05:35 148 23 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sapi dan Kambing Tidak Mengandung  Kolesterol
Sapi tidak mengandung kolesterol (dokpri)

Seperti biasa, setelah sholat Isya di masjid kampung Moro Tibo, Bambang sama teman-temannya selalu berkumpul di warung trisno selirmu! yang lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah si Parman Sayur, anaknya Pak Parmin juragan balon  yang sejak dalam kandungan kabarnya memang sudah gendut seperti balons


Setelah malam takbiran ini, yang ikut berkumpul di warung selain anggota tetap seperti Bambang, Margono, Parman sayur , Agus-tusan , Sugeng Rawuh dan Budi Pekerti, ternyata ada juga Pakde Karso dan juga Paklik Trimo.

"Pakde, Panjenengan apa sudah tahu tentang kabar kesehatan terbaru untuk umat!?" Tanya si Bambang membuka pembicaraan sama Pakde Karso, setelah mengambil satu rondo royal alias tape goreng dari balik tudung saji.

"Kabar opo to Mbang?" Tanya si Sugeng Rawuh.

"Kabar penting untuk kita semua, Geng!" Kata si Bambang  sambil meninju perut kawan sepermainannya yang sejak berhenti nyusu ASI ibunya tambah bulat bin bunder itu.

"Nggak Mbang, aku ora weruh kabar apa itu?" jawab Pakde Karso sambil menyeruput kopi hitam  tanpa gula yang konon kasukaan Pakde sejak masih TK.

"Kawan-kawan pada ingin tahu nggak, ini sangat penting lho!?" Kata si Bambang lagi kepada kawan-kawan yang lain, sambil memperhatikan wajah kawan-kawannya satu persatu. Sementara kawan-kawannya pada cuek seperti bebek lagi berbaris di jalan raya.

Si Margono lagi asyik main catur lawan Si Budi, Si Agus Tusan lagi serius ditelpon sama istrinya, begitu juga dengan si Parman, si jangkung yang paling hobi main bola voli itu lagi nonton siaran langsung final kejuaraan dunia bola voli dunia dari gadget-nya.

Sedangkan Paklik Trimo sedang serius mengaduk kopi yng baru disuguhkan oleh Lik Ginem pemilik warung trisno selirmu!

"Tadi malam saya melihat acara bagus ditipi, tentang nutrisi hewan-hewan ternak untuk kurban, Pakde!" Kata  Si Bambang dengan mimik muka serius.

"Katanya bapak propesor di tipi itu, ternyata kambing, sapi dan juga kerbau yang biasa dijadikan hewan kurban itu ternyata sama sekali tidak mengandung kolesterol!" 


"Mosok, Sing bener Mbang?" Kata Pakde Karso  tersenyum simpul penuh arti sambil bergerak mendekati duduk Si Bambang. Maklum sudah lama Pakde Karso takut makan daging karena kolesterol.

"Kata propesor siapa kamu Mbang, kalo kambing, sapi dan kerbau tidak mengandung kolesterol!? Nggak ngapusi bin bohong kamu!?" Parman Sayur nan gendut bersemangat  mandengar berita baru yang sangat menyenangkan hatinya itu. Apalagi kalau bukan soal hantu bernama kolesterol.

"Wah apik tenan iki beritane, artinya lebaran haji nanti aku bisa makan daging kambing, Mbang! Kata Paklik Trimo tidak kalah senangnya.


"Kata bapak propesor yang  ahli  binatang di tipi itu, pendapat yang mengatakan kalau kambing, sapi, dan kerbau itu mengandung kolesterol apalagi jumlahnya banyak, ternyata sama sekali tidak benar alias hoaks, bahkan beliau mengatakan pendapat ini sama sekali tidak didasari oleh penelitian ilmiah, karena hasil pengamatan ilmiah hewan-hewan ternak itu tidak mungkin akan mengandung kolesterol", kata si Bambang semakin serius menjelaskan kepada seisi warung yang semakin malam semakin banyak yang datang.


"Serius, beneran to Mbang?" Tanya Budi, Parman sayur dan  Si Agus Tusan hampir berbarengan,   sepertinya mereka bertiga mulai terbius oleh penjelasan ilmiah si bambang yang memang terlihat sangat meyakinkan siapapun yang mendengarnya.

"Iya!" Kata si Bambang lagi meyakinkan.

"Terus yang benar secara ilmiah piye Mbang, kata pak propesor di tipi?" Tanya Pakde Karso
"Jadi, panjenengan ini benar-benar tidak tahu ya Pakde, Paklik?" Si Bambang balik bertanya.

"Beneran Mbang! Kami bener-bener ingin tahu ilmu kesehatan kekinian yang sepertinya  sangat bermanfaat untuk kami yang subur-subur ini", kata si Parman juragan sayur nangka muda itu mewakili seisi warung yang bener-bener serius menunggu penjelasan penting dari si Bambang.

"OK baiklah! Mudahan ilmu ni bermanfaat untuk kita semua!" Kata si Bambang memulai penjelasan sambil merubah gaya dan intonasi suaranya seperti gaya ustad-ustad di tipi.

"Kata bapak propesor itu, yang namanya  kambing pastinya mangandung anak kambing, kalau sapi mangandung anak sapi, naaaah kalau kerbau pasti mangandung an...."

Belum selesai   Si Bambang menjelaskan, seisi warung sudah  mengangkat si Bambang beramai-ramai  dan diceburkan ke kolam ikan di sebelah warung trisno selirmu!

Ha...ha...ha.... dasar si Bambang!

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x