Mohon tunggu...
Irwan Sabaloku
Irwan Sabaloku Mohon Tunggu... Editor - Penulis

"Menulis hari ini, untuk mereka yang datang esok hari"

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tak Ada yang Abadi

6 November 2023   20:42 Diperbarui: 6 November 2023   20:49 97
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Di taman waktu, kehidupan mengalir
Tak ada yang abadi, itulah kenyataan
Bunga mekar, layu, takdirnya berganti
Setiap detik, perubahan nyata terpatri

Di angkasa biru, bintang berkelip
Kisah cinta dan cerita terukir di sana
Namun, tak ada yang abadi di sini
Lewat malam gelap, bintang pun redup

Baca juga: Melodi Abadi Cinta

Pada lautan luas, ombak bergelombang
Keindahan dan rahasia tersimpan dalamnya
Pasang surut, tanda waktu terus bergerak
Tiada yang kekal, itulah janji alam semesta

Pada perjalanan hidup yang penuh warna
Canda dan tawa, air mata dan duka
Semua mengalir bak sungai tak berhenti
Tiada yang abadi, semua akan sirna

Namun, dalam pergulatan kehidupan yang fana
Terukirlah makna, dalam setiap perubahan
Hargailah detik, nikmati yang ada di sini
Tak ada yang abadi, itulah yang pasti

Jadilah manusia yang bijak merangkul waktu
Menyadari, keindahan hadir dalam keterbatasan
Hiduplah hari ini, cintailah dengan tulus
Karena tak ada yang abadi, itulah anugerah.

Baca juga: Teruntuk Hati

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun