Mohon tunggu...
Irfan Fandi
Irfan Fandi Mohon Tunggu... Buruh - Menulis dan Membaca adalah suatu aksi yang bisa membuat kita terlihat beda dari orang yang disekitar kita

Email : irvandi00@gmail.com || Suka Baca dan Nonton Film || Pekanbaru, Riau || www.irfanfandi.com

Selanjutnya

Tutup

Book Pilihan

"Dari Kudus Menuju Prestasi Dunia", Para Legenda Bulu Tangkis Dilahirkan dari PB Djarum untuk Mendunia

5 September 2022   17:00 Diperbarui: 5 September 2022   17:03 92 11 2
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Cover buku "Dari Kudus Menuju Prestasi Dunia" (sumber foto : Dok Pri)

Bulu tangkis merupakan salah satu olahraga yang paling popular di negeri ini setelah Sepak Bola. Telah banyak bermunculan pemain-pemain tingkat dunia yang berhasil mengaharumkan dan membanggakan negeri ini di tempat tertinggi pada satu cabang olahraga dunia.

Sebut saja Rudy Hartono, Liem Swie King, Christian Hadinata, Susi Susanti, Alan Budikusuma, Taufik Hidayat, Hendra Setiawan, Markis Kido (alm), Kevin Sanjaya SUkamuljo dan masih banyak lagi. Semua orang ini merupakan pahlawan bangsa yang berhasil mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mengibarkan Bendera Merah Putih di Multi Event olahraga dunia.

Banyak sejarah tercipta dan terwujud dari hasil kerja keras serta perjuangan yang luar biasa yang telah di berikan oleh para atlet kebanggan Indonesia. telah banyak pula pengorbanan yang mereka berikan untuk bisa jadi juara dunia dan bisa menjadi pemain terbaik di dunia hingga saat ini.

PB Djarum hadir mengumpulkan talenta-talenta dari seluruh Indonesia

"Seperti Tiongkok, dia sudah bukan nomor satu lagi. Ia juga mengalami banyak kemunduran. Jadi dunia itu berputar, yang di atas bisa jadi di bawah, yang di bawah jadi naik. Untuk atlet-atlet muda PB Djarum; mereka harus bisa menganalisis apa pun mencapai sesuatu, menjaga diri, menambah latihan di samping porsi yang diberikan. Tanpa itu enggak bisa melebihi yang lain." Robert Budi Hartono

Semua orang hebat ini muncul dan bisa dikenal oleh dunia karena sebuah klub yang menemukan mereka. PB Djarum merupakan salah ssatu klub bulu tangkis yang ada di negeri ini, memiliki banyak pemain yang telah terbukti berhasil menajdi pemain dunia dan bisa diharapkan ketika dipercaya membela bangsa.

Dalam buku "Dari Kudus Menuju Prestasi Dunia" akan dikupas tuntas tentang perjalanan karir klub PB Djarum. Semua diceritakan sejak awal berdiri hingga saat ini, PB Djarum masih menjadi salah satu klub bulu tangkis yang nomor satu di Indonesia. wajar jika sekarang umurnya telah berada di setengah abad.

Buku ini merupakan sebuah bentuk apresiasi untuk olahraga bulu tangkis dalam merayakan ultah PB Djarum yang ke-50 tahun. Sebagai pembukaan dalam buku ini diisi kata pengantar oleh Robert Budi hartono dan Victor R. Hartono, selaku Pendiri PB Djarum dan Presiden Direktur Djarum Foundation dari klub PB Djarum yang didirikan sejak tahun 1969.

Buku
Buku "Dari Kudus Menuju Prestasi Dunia" (sumber foto : Dok Pri)

Banyak kisah terurai indah dalam tulisan Tim Historia menceritakan perjalanan klub PB Djarum dari awal berdiri hingga saat sekarang ini. Pembaca akan dibawa bernostalgia dengan cerita orang-orang dibalik adanya klun PB Djarum berdiri hingga perayaan ultah yang ke 50, tanpa terasa air mata haru dan bangga melihat semua perjuangan dan kerja keras mereka sungguh luar biasa dan tidak dapat diucapkan dengan banyak kata.

Buku ini terdiri dari lima bagian yaitu Jejak Langkah PB Djarum, Membangun Ekosistem Bulu Tangkis, Mereka yang Di Belakang layar, Para Legenda dari Bitingan Lama dan Setelah Atlet Gantung Raket. Semua bagian memiliki kisah yang unik dan menarik pembaca untuk mengikuti awal perjalanan hingga berhasil mencetak pemain yang sangat luar biasa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Book Selengkapnya
Lihat Book Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan