Mohon tunggu...
Ilyani Sudardjat
Ilyani Sudardjat Mohon Tunggu... Biasa saja

"You were born with wings, why prefer to crawl through life?"......- Rumi -

Selanjutnya

Tutup

Travel Pilihan

Perjalanan ke Berastagi-Simalem (2)

10 Juni 2019   20:03 Diperbarui: 13 Juni 2019   11:24 0 1 0 Mohon Tunggu...
Perjalanan ke Berastagi-Simalem (2)
Sunrise di Simalem. Foto Muassis

Dua hari Lebaran di Medan, rumah ibuku ramai sekali dikunjungi sanak famili. Lima kg lontong, berikut lauknya: rendang, teri kacang, ayam goreng, sayur lodeh, ludes pas sore hari. Senang rasanya bisa bersilaturahmi ke keluarga besar yang memang ngumpul di Medan. 

Ketika hari kedua Lebaran, suami dapat kabar iparku (adik suami) dan keluarganya  mau liburan ke Danau Toba. Asikk, soalnya sejak tahun lalu kami emang sudah ngajak liburan ke Danau Toba. Baru kesampaian sekarang.

Tanggal 8 Juni pagi kami menjemput ipar ke Kuala Namu. Kemudian silaturahmi ke ibuku di Medan. Baru lanjut ke Simalem, melalui Brastagi. Kami berkendara 2 mobil konvoi.

Kami memutuskan lewat Brastagi karena tadinya mau singgah dulu di Gundaling untuk melhat view pegunungan yang sangat Indah. Brastagi diapit Gunung Sibayak dan Sinabung, berada di kabupaten Karo. Kedua Gunung ini berstatus masih aktif.

Sejak Sinabung erupsi, Berastagi sepi karena ikut terpapar Abu vulkanik Sinabung. Tetapi intensitas erupsi Sinabung sudah jauh berkurang. Pengungsipun sudah kembali ke rumah masing masing.

Ternyata keputusan kami melalui Berastagi kurang tepat. Karena masih libur Lebaran, Berastagi padat banget. Macet sekali. Mana jalannya sempit, berkelok kelok dan menanjak tajam. 

Jalan yang tak banyak berubah sejak aku kecil dulu berlibur kesini. Bahkan beberapa ruas jalan berlubang lubang, jelek. Disini sekali lagi saya lihat, kalaupun jalan aspal diperbaiki, tetapi nyaris tak Ada saluran airnya di tepi jalan. Sehingga jika hujan menggenangi aspal, ya mesti jalanan cepat rusaklah.

Kami pun tak jadi singgah. Apalagi pemandangannya tertutup kabut. Jadi kami lanjut perjlaanan ke Simalem. Disini iparku sudah booking 2 kamar untuk menginap.

Jika lihat di peta, jarak Medan-Simalem sekitar 115 km, bisa ditempuh sekitar 3 jam 30 menit. Tetapi karena terjebak macet parah di Berastagi, kami menempuh perjalanan lebih dari 6 jam. Sekitar pukul 17.00 kami sampai di Simalem Resort, yang berada di jalan Merek-Sidikalang, km.9 kab.Karo. 

Setelah lewat Berastagi, suguhan pemandangan kebanyakan berupa perkebunan jeruk dan kopi. Daerah sini memang penghasil jeruk Medan dan kopi Sidikalang yang terkenal itu.