Mohon tunggu...
Ida S
Ida S Mohon Tunggu... Administrasi - Joyful

Youtube: https://www.youtube.com/channel/UC_VcRcUxjRCthjILM9AmNAA/ my blog: https://agrace2011.blogspot.com/ https://mywishes09.blogspot.com/

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Tersesat di Jepang, Jangan Sungkan Bertanya karena Orang Jepang Pasti Siap Membantu

23 November 2019   22:22 Diperbarui: 24 November 2019   16:53 174
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Stasiun Tokyo (dokpri)

Di pesawat menuju Jepang, saya menonton sebuah film tapi saya lupa judul nya apa.  Narasi film tersebut menyebutkan tentang manusia masa kini sudah kehilangan kepedulian terhadap satu sama lain,  dan juga manusia senang dengan berita-berita negatif, bahkan kadang-kadang, banyak orang mengambil video tentang kelemahan orang lain dan video tentang kelemahan manusia itu disebar luaskan di medsos dan sering menjadi viral. 

Narasi tersebut di dukung dengan adegan dalam kereta di mana orang-orang Jepang semua sibuk dengan gadget masing-masing tanpa mempedulikan orang-orang sekitarnya. Pemandangan orang-orang Jepang yang sibuk dengan gadget masing-masing selalu saya jumpai selama saya menggunakan transportasi kereta.

di dalam subway (dokpri)
di dalam subway (dokpri)
Saya bukan hendak membahas film tersebut, tapi saya hendak menceritakan pengalaman saya selama di Jepang dan bagaimana kesan saya terhadap orang-orang Jepang.

Ketika saya tiba di Bandara Narita awal November yang lalu, saya tidak mengalami kesulitan imigrasi, padahal sebelumnya sempat deg-degan karena visa saya adalah visa waiver, dan dari info yang saya baca, menggunakan visa waiver bisa mengundang banyak pertanyaan pihak imigrasi karena itu dokumen perjalanan seperti tiket pesawat, hotel, itinerary, dan lain sebagainya harus lengkap dan jelas. 

Oleh karena nya saya sudah mempersiapkannya dari rumah. Ternyata sesampai di bandara Narita, semua berjalan lancar bahkan ketika saya harus mengisi Arrival card dan Custom card di bandara Narita, dengan sigap petugas imigrasi Jepang menghampiri dan membantu kami dalam proses pengisian bahkan mereka pun langsung memandu kami ke imigrasi dan di imigrasi pun tidak ada pertanyaan yang ditujukan kepada kami dan mereka juga tidak meminta dokumen perjalanan kami, mungkin dikarenakan banyaknya orang Indonesia yang berkunjung ke Jepang jadi soal imigrasi lebih mudah.


Selama ini saya melakukan traveling menggunakan tour, ini dikarenakan saya saya mau praktis dan tidak mau ribet dengan urusan mempersiapkan itinerary, mempelajari sistem tranportasi, budaya, cuaca dan info-info lainnya tentang negara yang saya kunjungi. Tapi dikarenakan saya mendapat promo tiket pesawat JAL PP maka mau tidak mau saya dan saudari saya harus mempersiapkan perjalanan ala backpacker.

Jepang, adalah negara kedua yang saya kunjungi tanpa mengikuti tour alias ala backpacker. Pertama kali saya memulai traveling ala backpacker ke Thailand dan Thailand adalah negara yang bagus untuk para pemula seperti saya yang mencoba bepergian ala backpaker, karena transportasi di Thailand tidak seribet negara-negara seperti Korea, Jepang, Eropa, dsb. 

Jepang memang memiliki sistem transportasi yang maju dan ter integrasi, dan yang menjadi transportasi utama di Jepang adalah kereta. Bagi pemula seperti kami yang baru pertama kali mengunjungi Jepang, tentu saja mengalami kesulitan, mulai dengan jalur-jalur kereta dan bagaimana cara membeli tiket dan lain sebagainya.

Selama di Indonesia kami memang sudah mempersiapkan dan mempelajari sistem transportasi Jepang, tetapi pada pelaksanaannya di lapangan tiba-tiba otak kami sepertinya ngeblank, hilang semua ingatan yang kami pelajari tentang Jepang. mungkin karena kecapean karena harus bermalam di pesawat jadi otak ini malas diajak untuk berpikir.  

Dari bandara Narita kami tiba di Stasiun Tokyo, dan kami hendak membeli tiket JR Pass 1 day, tapi kami bingung bagaimana cara mengoperasikan mesin yang menjual tiket tersebut. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun