Mohon tunggu...
Fiksiana Pilihan

Tak Akan Pernah Tahu

24 November 2017   22:51 Diperbarui: 24 November 2017   23:05 580
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

"Lupakan..."

"Wajahmu menjelaskan ada sesuatu yang buruk terjadi"

"Aku... aku tak tahu harus berbuat apa lagi sekarang. Kepergiannya seakan membuatku buta. Tanpanya... aku rasa... aku tidak bisa menjalani ini semua sendiri"

"Apakah itu ibumu?"

"Tak ada wanita yang sekuat dia yang pernah aku temui sebelumnya"

"Maaf soal itu... Kalau boleh aku bertanya, apa impian terbesarmu?"

"... Senyuman.... Ibu... Masa depan..."

"Kalau boleh aku jelaskan, impian terbesarmu adalah menjadi seorang ibu yang selalu tersenyum setiap saat, apa pun yang terjadi, selalu menatap ke masa depan, serta melahirkan para pemimpi yang mejadikan masa depan lebih baik"       

"Sudah kuduga, kamu bukan seperti mereka"

"Siapa mereka itu?"

"Pria-pria yang sok berkuasa, yang ga pernah punya hati untuk sesama"

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun