Mohon tunggu...
siti fatima
siti fatima Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasasiswi

Menulis

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Bungga yang Tak Pernah Layu

22 April 2024   18:28 Diperbarui: 22 April 2024   18:49 43
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Di kebun yang abadi, bungga bermekar,
Warna-warni indahnya tak terlukis di kata,
Meski waktu berlalu, tak pernah layu,
Menyimpan keabadian dalam setiap tatapnya.

Dalam tiupan angin, mereka menari lembut,
Mengisi udara dengan aroma yang memabukkan,
Dengan setiap kuncupnya, cerita tercipta,
Bunga yang tak pernah layu, memori abadi.

Mereka saksi bisu akan keindahan dunia,
Menyinari kegelapan dengan sinar kehidupan,
Bunga yang tak pernah layu, simbol kekal abadi,
Di hati kita, menyala terang sepanjang masa.


Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun