Mohon tunggu...
Grace Liani
Grace Liani Mohon Tunggu... Mahasiswa STP Trisakti '17

Seorang mahasiswa akhir yang ingin mulai menulis

Selanjutnya

Tutup

Media

Media Sosial Membuat Saya Bersyukur

9 Mei 2021   16:32 Diperbarui: 9 Mei 2021   16:38 39 2 0 Mohon Tunggu...

Semakin berkembangnya tahun semakin bertambahnya juga para anak mudah yang memiliki media sosial. Rata-rata anak muda tidak hanya memiliki 1 media platform sosial media karena didunia ini saja sudah memiliki ratusan lebih media sosial. Sensor Tower yang merupakan penyedia riset pasar intellegence untuk ekonomi aplikasi global merilis hasil penilitian list media sosail yang paling populer pada quartal 2 di tahun 2020. Di tahun tersebut terdapat 5 media sosial yang populer diantaranya terdapat Tiktok, Facebook, Instagram dan Likee.

Saya adalah salah satu orang yang sangat mengikuti perkembangan atau berita terbaru dari berbagai media sosial tetapi saya tetap akan memilah mana berita yang benar dan mana berita yang hoax. Sayangnya tidak semua orang bisa melakukan ini karena masih banyak teman-teman yang seumuran dengan saya terbawa dengan pemberitaan hoax yang beredar di media sosial. Media sosial ini membawa dampak positif jika digunakan dengan benar karena proses penyebaran berita yang cepat dan juga gampang dijangkau banyak orang tetapi hal ini juga dapat emnjadi buruk jika ada masyarakat atau orang yang tidak bertanggungjawab dalam menyebar berita hoax.

Pernah terjadi di tahun 2019 dan 2020 dimana saya terlalu jenuh dnegan kehidupan dunia maya dan juga menjadi tekanan bagi saya sendiri melihat keggiatan teman-teman saya di media sosial yang begi menyenangkan sedangkan saya tidak. Hal tersebut menyebabkan saya berhiatus dari media sosial untuk beberapa saat. Setelah saya intropeksi diri mengapa saya harus iri dnegan kehidupan seseorang dalam media sosial? Padahal faktanya belum tentu mereka sebahagia yang mereka tunjukan dalam setiap post foto mereka.

Akhirnya saya aktif kembali dalam sosial media dan dan dapat melihat banyaknya teman-teman saya yang hidup dengan penuh kebohongan. Mereka rela menghabiskan banyak uang hanya untuk terlihat hidup nyaman padahal di dunia aslinya mereka akan mengutang sana sini untuk membuat konten tersebut. Sangat disayangkan orang-orang yang seperti itu, dari situ saya belajar bahwa banyak orang yang tidak mensyukuri hidupnya. Pada posisi ini saya jadi lebih bersyukur bahwa saya dapat menikmati hidup yang nyata di dunia nyata maupun di media sosial tanpa harus meminjam uang kesana kemari hanya untuk eksis. Pada akhirnya saya memilah hanya teman terdekat saya saja yang dapat mengikuti saya di beberapa platform media sosial saya. Dari sosial media saya belajar yang namanya bersyukur atas apa yang sudah diberikan dan hidup itu jangan terus mengikuto gengsi. Untuk apa bisa membeli barang mewah atau pergi ke tempat mewah tapi tidak dapat makan pada keesokan harinya hanya untuk membuat konten pada sosial media?. Bijaklah dalam menggunakan media sosial ya kawan-kawan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x