Mohon tunggu...
Eyok Elabrorii
Eyok Elabrorii Mohon Tunggu... Author

Penulis yang mencintai air putih dan slow-rock

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Membuat Bayangan Iin

1 Oktober 2020   06:17 Diperbarui: 1 Oktober 2020   06:32 32 3 0 Mohon Tunggu...

I

dari gawai kamu ceritakan segala ingatan jalan-jalan yang lebih banyak berisi mimpi sedari pagi sampai segala macam kata benda mencari jalan pulang. "sudahkan kamu lihat bayangan kamu memanjang setiap subuh dan senja? dan lalu benar-benar sembunyi di siang dan malam hari", selalu begitu pertanyaan terakhir kamu setelah bercerita.

II

"selamat pagi Iin."

aku sudah hafal, kamu pasti akan menceritakan pagi kamu yang panjang itu. kamu kebanjiran kata kerja untuk dilakukan. apakah kamu mencuci baju hari ini? mencuci baju penting, Iin.kamu bisa melihat pagi kamu yang panjang itu luntur dengan aroma deterjen kesukaan. lagipula sekarang hari minggu, segala kata kerja sedang beristirahat dan kamu harus memerhatikan bayangan kamu memanjang setelah menjemur hari senin untuk kamu kenakan besok pagi.

III

lihatlah bayangan di ubin yang rubin rajin main-main kepada aku yang berseru: kamu! jangan sekali-sekali percaya kepada berita yang memamerkan banyak luka agar kita melupakan kesedihan kita sendiri. sebab kesedihan adalah tol dan kita akan berkendara dengan tangisan riang di atasnya. "kita tidak bisa melihat bayangan kita dari sini", kamu akan berkata demikian.

IV

mari kenakan sepasang gelang buat menyegel bayangan aku di lengan kamu dan lengan kamu di bayangan aku. agar mudah. jika sewaktu-waktu kamu tiba-tiba pasrah (atau paling parah menyerah), perhatikanlah bayangan aku di gelang itu, jika sudah tidak ada, akan aku periksa juga lengan kamu masihkah ada di bayangan aku.

Lombok, 2020

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
1 Oktober 2020