Mohon tunggu...
M. ERIK IBRAHIM
M. ERIK IBRAHIM Mohon Tunggu... Freelancer - Mahasiswa Pendidikan Agama Islam - Universitas Islam Sultan Agung

Berbagi tulisan dari pengalaman pribadi

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi: Saat Kamu Berjalan Sendiri

30 September 2022   21:08 Diperbarui: 30 September 2022   21:12 148 4 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
ilustrasi gambar: kibrispdr.org

Bukan sekadar jalan jalan biasa menggunakan jari jemari kaki, tumit dan telapak kaki. Lebih dari itu, suasana mencekam merenggut orang yang menyendiri. dibalik jeruji hidup dalam hiruk pikuk dunia yang tak pasti.

Bergeming sendirian...

Apa apa...uluran tangannya sendiri yang mengerjakan.

Sukar merangkai kata pertolongan...

Menepis kabar miring saja, senantiasa sukar baginya. relung hati selalu tidak sinkron dengan raut wajah dan mata yang ingin menjerit mewakilinya.

Saat kamu berjalan sendiri. Cemoohan, kabar miring, dan kabar burung,...satu paket yang harus kau terima....

Tidak sefrekuensi...lengang waktu yang akan membawamu pergi.

Satu kemungkinan...!mungkin cukup aku yang pertama dan terakhir, berjalan sendiri, mengarungi kehidupan, merengkuh suka duka.

# Malam, Berjalan sendirian... 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan