Mohon tunggu...
Eva Nur Rachmawati
Eva Nur Rachmawati Mohon Tunggu... Novelis - Healing | Cerita Fiksi | Kuliner | Review Film | Tips

Mulailah melakukan hal kecil meskipun saat ini belum begitu berguna, cobalah melakukan apapun di usiamu yang masih belia, meskipun kamu belum tahu apa manfaatnya. Setidaknya kamu berani untuk mencoba dan melakukannya dari sekian banyak orang yang memilih untuk menunda hal itu.

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana Pilihan

Hidden Secret [Chapter 1 : Tinggal]

28 Februari 2022   16:18 Diperbarui: 28 Februari 2022   16:36 437
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

***

Hujan deras disertai angin, mengguyur jalanan kota malam ini. Sejak 6 bulan yang lalu, keluarga ini terus menerus berpindah tempat tinggal.

"Oek ... oek ... oek ...." Suara riuh tangisan bayi yang tengah digendong ibunya. Ayah bayi tersebut sedang menyetir mobil dengan tatapan tajam.

"Tenanglah, sayang, ibu ada di sini bersamamu. Ibu akan menjagamu," ucap ibu bayi itu sembari mengecup keningnya.

Enam jam sudah keluarga tersebut melakukan perjalanan, entah kenapa ayah bayi itu menahan isak tangis.

Chitt...

Suara rem mobil yang diinjak sedikit keras pun terdengar. Keluarga kecil itu sudah sampai di kota yang akan mereka tempati dan memutuskan untuk menetap. Berbulan -- bulan keluarga ini mencari tempat untuk mereka tinggali. Sampai mereka pun menemukan tempat yang layak, untuk tinggal dan menjaga bayi mereka yang bernama Liana.

***

"Liana sudah tumbuh menjadi seorang gadis yang rendah hati dan murah senyum. Begi pula dengan kemampuan yang dia miliki. Prestasi yang diperoleh juga bukan sesuatu yang biasa. Akademik, pengembangan bakat atau ekstrakulikuler, seni terlebih lagi dia memiliki kemampuan yang tidak biasa di bidang pengaplikasian IT. Ini yang selalu mengganggu pikiranku," ucap ibu gadis itu.

"Itu juga mengganggu pikiran papa. Selama bertahun-tahun, kita sudah kehilangan anak laki-laki dan perempuan kita. Namun, papa tidak akan membiarkan itu terjadi lagi," ucap papa menepuk-nepuk bahu mama.

Sejak hari itu, Liana dituntut untuk menjauhi praktik -- praktik yang berbau ilmu teknologi. Sejak keluarga tersebut menatap di kota ini, Papa dan Mama Liana mendirikan sebuah Yayasan Pelatihan Bakat dan Minat.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun