Mohon tunggu...
Dika Fitrian Dwi Putra
Dika Fitrian Dwi Putra Mohon Tunggu... Normal Writer

Menulis sembari menyusuri kefanaan dunia

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Embun Pagi yang Pergi

18 Maret 2021   13:21 Diperbarui: 18 Maret 2021   14:01 73 6 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Embun Pagi yang Pergi
Sumber: pixabay.com

Hei, mau pergi kemana wahai embun?
Mengapa engkau begitu tergesa-gesa untuk menguap
Pagi masih sangat panjang kau tahu?

Jangan pergi!
Jangan menghilang!
Jangan tinggalkan aku!

Embun pagi yang ada di sana

Yang tergantung di pucuk-pucuk dedaunan
Yang berbaring mengantuk di atas tanah lembab akibat pagi
Yang duduk menunggu di atas pagar-pagar kayu
Yang menyelinap diam-diam di antara mimpi

Hey embun, kemarilah sini
Jangan pergi dulu
Pagi masih sangat panjang kau tahu?

Masih banyak yang belum engkau saksikan

Tahu goreng buatan ibu masih belum matang
Bubur buatan nenek hampir jadi sebentar lagi
Ayah masih belum pulang dari laut dengan ikan cakalang
Adik masih tertidur lelap di kamarnya yang berantakan

Embun pagi yang ada di sana
Masih banyak yang belum engkau saksikan
Keindahan pagi yang sederhana ini
Jadi, jangan menguap dulu ya

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x