Mohon tunggu...
Dewi Riroma
Dewi Riroma Mohon Tunggu... Lainnya - šŸŒ±

suka Jason Mraz. tapi bukan fans. jarang menggambar, kadang menjahit, sering dengar musik.

Selanjutnya

Tutup

Teknologi Artikel Utama

Sekelumit Dilema Metaverse

7 Januari 2022   18:00 Diperbarui: 29 Januari 2022   10:20 495 11 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi metaverse oleh freepik.com

Big tech katanya adalah aktor dari monopoli modern, sementara teknologi katanya adalah bentuk feodalisme digital.

Kekhawatiran regulator sudah bukan hal baru, namanya juga regulator, mengantisipasi dampak negatif dari inovasi yang diciptakan masyarakat adalah tugasnya. Terlebih jika melihat betapa besarnya pengaruh big tech dalam kehidupan kita.

Di sisi lain inovator akan terus berinovasi. Sudah jadi fitrahnya inovator untuk menciptakan kebaruan dengan berbagai gagasan yang mungkin muncul. Inovasi tak bisa dicegah.

Ini bukan soal memonopoli pasar dan menciptakan ruang baru yang bebas aturan, monopoli akan selalu hadir sebagai konsekuensi dari inovasi yang benar-benar baru, di awal kemunculannya.

Barulah kemudian pasar perlahan mengikuti, lambat laun akan muncul persaingan yang semakin beragam dan akhirnya meramaikan pasar, harga tak lagi ditentukan oleh segelintir orang.

Namun, kekhawatiran yang timbul bukan hanya menyangkut harga, bukan semata-mata ekonomi, lebih jauh lagi menyangkut tatanan sosial bahkan mungkin juga politik. Oleh sebab itu, peran regulator dalam mengawal perubahan sangatlah penting.

Jika dibayangkan sekejap mata, dunia kita sepertinya akan jadi dunia yang luar biasa keren, science-fiction yang kerap kita tonton akan menjadi realita, yang maya melebur dengan yang nyata.Ā 

Pola hidup kita tak lagi sama, dari yang biasa menjadi serasa dalam film Hollywood, sebentar-sebentarĀ pakai VR, sebentar-sebentarĀ pakai gloves.

Metaverse mengubah pengalaman yang kita dambakan, menjadi keseharian, sekolah, bekerja, berbisnis, komunikasi dengan sesama, serta hiburan akan terasa lebih 'futuristik'.

Betapa pun kerennya metaverse, ada dampak-dampak negatif yang bisa sama-sama dibayangkan. Dengan bentuk internet seperti saat ini saja, kegiatan kita sehari-sehari lebih banyak dihabiskan di internet, bagaimana jika bentuk baru internet ini sudah terealisasi? Ada adiksi yang menjadi efek sampingnya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Teknologi Selengkapnya
Lihat Teknologi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan