Mohon tunggu...
Deri Prabudianto
Deri Prabudianto Mohon Tunggu... Freelancer - Hanya orang biasa

Wa/sms 0856 1273 502

Selanjutnya

Tutup

Fiksiana

BKT Eps 15: Secantik Ibunya

18 Mei 2021   08:25 Diperbarui: 18 Mei 2021   08:32 181
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

Belani tersenyum pahit. Diam-diam hape DC beraksi, menghidupkan fungsi merekam sekaligus memotret 3 kali.

" Mulutmu manis. Pantas mendapat banyak penggemar." Walau memuji, tatapan Belani tetap ke arus kanal, seakan sedang menunggu sesuatu.

" Kapan Elia lahir?" tanya DC.

" Persis setahun setelah kami menikah."

" Hasil buah cinta kalian. Pasti kalian sangat menyayanginya."

" Benar. Segalanya indah di saat itu.  Adnan membelikan segala yang kubutuhkan, terutama saat aku hamil. Kami tinggal di HI 2, cluster Astro, cluster termahal di Harapan Indah 2." Mata Belani menerawang seakan kembali ke masa itu.

DC tahu Astro merupakan cluster exclusif di HI2, harga rumahnya dimulai dari 3 M.

" Bukan milik kami. Disewa oleh Adnan dari temannya. " Belani menambahkan.

" Sewanya tentu mahal."

" Berhubung teman, kami mendapat harga diskon."

" Kalian tinggal di sana berdua saja atau bersama,----" DC sengaja menggantung kalimatnya. Kata selanjutnya seharusnya mertua atau orangtuamu.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Fiksiana Selengkapnya
Lihat Fiksiana Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun