Mohon tunggu...
Christie Stephanie Kalangie
Christie Stephanie Kalangie Mohon Tunggu... Bukan penulis, hanya menulis.

Berdarah Manado-Ambon, Lahir di Kota Makassar, Merantau ke Pulau Jawa.

Selanjutnya

Tutup

Novel Artikel Utama

Aku adalah Selingkuhan

2 Juni 2020   05:30 Diperbarui: 4 Juni 2020   13:25 1658 33 9 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Aku adalah Selingkuhan
Source :  iStock/Fizkes 

Cinta, cinta dan cinta... 

Perkara cinta memang ribet dan tak ada habisnya… 

Cinta memang begitu pandai menjelma ke dalam beberapa rasa. Cinta yang luar biasa dapat membuat kedua insan yang terkait di dalamnya merasa sangat bahagia. Cinta dapat menghadirkan tawa serta rasa sayang yang membuat segalanya menjadi sempurna. 

Namun, cinta juga dapat menghadirkan rindu yang menyiksa, lalu tangis yang membuat keduanya merasakan bahagia dan luka yang amat sangat dalam di waktu yang sama. Luka itulah yang bisa mengalahkan kesempurnaan cinta yang telah dilewati bersama. 

Luka yang ditimbulkan itu sama seperti kisahku… Kisah cinta yang penuh luka dan kebahagiaan palsu…

Sabtu, 23 Mei 2020. 

Sejak pagi hingga malam hari, tubuhku terasa begitu lelah. Aku memulai aktifitas dengan sedikit olahraga kecil lalu pergi ke supermarket membeli beberapa kebutuhan dapur dan mempersiapkan bumbu masak untuk 3 menu yang akan aku sajikan untuk kekasih hatiku. 

Ya, aku dengan senang hati melakukannya. Aku senang memasak berbagai macam menu makanan rumahan dan dessert untuk kekasihku.

Aku senang ketika orang yang aku kasihi bisa menikmati buatan tanganku. Ini adalah salah satu caraku agar hubungan kami tetap terasa nikmat dan hangat. Aku ingin ia selalu dapat merasakan kasih sayang dan sentuhanku melalui hal-hal kecil yang aku lakukan. 

Aku semakin ingin tahu mengenai apa makanan kesukaannya, apa yang tidak ia sukai, apa yang menjadi pantangan baginya, apa yang harus ia hindari dan segala sesuatu yang menjadi bagian dari dirinya. Bukankah semua pasangan yang saling mencintai melakukan itu? 

Aku hanya ingin kami terus saling memahami dan saling menyayangi. Aku berusaha melakukan yang terbaik untuk dirinya dan untuk hubungan kami. Aku ingin ia tahu bahwa aku akan selalu ada untuknya, dalam suka maupun duka. Aku akan selalu mendukung dan mendoakan apapun yang sedang ia kerjakan. 

Kami selalu menghabiskan waktu bersama di akhir pekan, mengingat padatnya pekerjaan, juga jadwal perkuliahanku. Hal ini telah menjadi rutinitas yang sangat kami nantikan setelah lelah dengan 5 hari bekerja dan aktivitas lainnya.

Namun, jika ada hal lain yang dapat menunda pertemuan kami, sebisa mungkin aku melakukan hal-hal kecil yang dapat membuatnya merasakan kehadiranku di sisinya. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
VIDEO PILIHAN