Mohon tunggu...
Reinhard Hutabarat
Reinhard Hutabarat Mohon Tunggu... Wiraswasta - Penikmat kata dan rasa...

Menulis untuk senang-senang...

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Magis Liverpool Jinakkan Aston Villa di Villa Park

5 November 2019   14:46 Diperbarui: 5 November 2019   15:02 158
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sadio Mane mencetak gol ke gawang Aston Villa, sumber : foxsportsasia.com

Statistik menunjukkan Liverpool menguasai segalanya, namun tak kunjung mampu membuat gol, dan akhirnya kalah berkat "jurus dewa mabok" dari bek tengah atau kipernya!

Saya punya catatan menarik mengenai statistik pertandingan Liverpool persis dua tahun lalu.

Dalam pertandingan melawan Leicester City di King Power Stadium pada ajang Piala Liga Inggris 2017 lalu, penguasaan bola Liverpool mencapai 70%, dengan melepaskan 21 tembakan. 

Akan tetapi hanya 3 yang on-target tanpa menghasilkan gol! Sebaliknya dengan The Foxes. Penguasaan bola mereka hanya 30%. Mereka melepaskan 8 tembakan dengan 5 on-target dan menghasilkan 2 gol!

Pada pertandingan Liga Champions melawan Sevilla yang berakhir dengan skor 2-2, Liverpool melepaskan 24 tembakan dengan 7 on-target dan menghasilkan 2 gol. Dalam lanjutan pertandingan Liga EPL melawan Burnley di Anfield stadium 2017 lalu, Liverpool tampil menggila dengan melepaskan 35 tembakan. 

Akan tetapi hanya 7 yang on-target dan hanya menghasilkan 1 gol lewat Salah. Dari ketiga pertandingan tersebut, Liverpool melepaskan total 80 tembakan dengan 19 on-target dan hanya menghasilkan 3 gol!!! Alamak! Liverpool terlihat seperti klub besar paling bloon. 80 attempt untuk menghasilkan hanya 3 biji gol saja!

Namun kini semuanya sudah berubah. Mereka kini bermain lebih sabar dan tidak terburu-buru. Mental pemain kini sangat kuat, terutama tampak pada sosok Mane, Milner, Chamberlain dan duet bek sayap, Robertson dan Trent Arnold. 

Mereka ini sangat yakin tim akan bisa berhasil bila mereka tidak pernah berhenti untuk mencoba, mencoba dan mencoba. Dan itulah yang akan terus mereka lakukan hingga wasit meniup peluit untuk mengakhiri pertandingan.

Hasil pertandingan kemarin itu jelas menjadi hal positif bagi para pemain. Secara teknis tidak ada yang kurang dari mereka. Justru faktor Non-teknislah yang kerap mengganggu. 

Data statistik dari semua pertandingan Liverpool jelas menunjukkan di level mana mereka berada. Yang diperlukan adalah kepercayaan diri, ketenangan, konsentrasi dan konsistensi permainan.

Musuh itu bukanlah lawan mereka bertanding, karena musuh itu terdapat di dalam diri mereka sendiri, yaitu rasa takut tidak bisa bermain baik! Semoga ke depan para pemain bisa bermain lebih rileks agar bisa memaksimalkan semua peluang yang ada....

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bola Selengkapnya
Lihat Bola Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun