Pemerintahan

Menteri Rini Ajak BUMN Renovasi Pelelangan Ikan dan Wisata Ujung Genteng

10 Agustus 2018   08:43 Diperbarui: 10 Agustus 2018   09:02 159 0 0
Menteri Rini Ajak BUMN Renovasi Pelelangan Ikan dan Wisata Ujung Genteng
dok.pribadi

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kabupaten Sukabumi bagian selatan, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno turut mengunjungi kawasan wisata Pantai Ujung Genteng. Di lokasi ini Rini meninjau Tempat Pelelangan Ikan dan kondisi MCK yang kondisinya masih membutuhkan perbaikan.

"Ternyata Ujung Genteng ini kawasan wisatanya belum ada MCK yang layak. Lalu ada TPI yang cukup bagus dan rapi tapi mereka mengeluhkan selokannya ingin diperbaiki karena seringkali banjir. 

Untuk itu kami bersama Bank Mandiri, BRI dan Jasindo ke sini untuk menyalurkan bantuan," kata Rini usai menyaksikan penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN di TPI Ujung Genteng, Sukabumi.

Pada kesempatan ini, Bank Mandiri membantu revitalisasi dan branding TPI senilai Rp 150 juta, serta bantuan pembangunan instagrammable area di lokasi wisata Ujung Genteng senilai Rp 150 juta. 

Tak hanya itu, BRI juga turut membantu pembangunan MCK di area Pantai senilai Rp 50 juta. Terakhir, Jasindo memberikan bantuan satu unit kapal nelayan senilai Rp 100 juta.

Rini berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan daya tarik kawasan wisata Ujung Genteng sekaligus meningkatkan produktivitas nelayan setempat. Ke depan, Rini pun akan mendorong BUMN untuk lebih aktif lagi dalam pemberdayaan jangka panjang masyarakat Ujung Genteng dan sekitarnya.

"Saya melihat mungkin bisa meningkatkan kesejahterahan nelayan di sini dengan membantu kampung nelayan. Mungkin bisa dibantu oleh bank Mandiri dan bersinergi dengan BUMN lain. Kami akan jajaki kemungkinannya, karena tujuannya bagaimana BUMN bisa meningkatkan kehidupan masyarakat," ungkap Rini.

Turut hadir mendampingi Menteri Rini seperti Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto, Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Kementerian BUMN Wahyu Kuncoro, Staf Khusus V Parman Nataatmadja, Staf Khusus III Wianda Pusponegoro, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Utama PTPN III Holding Dolly Pulungan dan sejumlah direksi dari Mandiri, Pertamina, BRI, Jasindo, Telkom dan Telkomsel.