Mohon tunggu...
Ruang Berbagi
Ruang Berbagi Mohon Tunggu... Dosen - 🌱

Menulis untuk berbagi pada yang memerlukan. Bersyukur atas dua juta tayangan di Kompasiana karena sahabat semua :)

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Pesona Gadis Pembatik

13 Juli 2020   17:36 Diperbarui: 13 Juli 2020   17:51 581
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi gadis pembatik- Sumber: batikdan.blogspot.com via tribunnews.com

Jemari lentik terus melukis batik kala sandhya 

Tak peduli lelah menjalar merongrong raga. Netra tetap waspada.

Menggores amba dan titik. Itulah muasal batik penuh pesona.

*

Rembang petang ini sang gadis menikmati suwung kampung

sembari menganggit batik kawung

Keblat papat lima pancer falsafahnya. Hawa nafsu diri wajib dijaga.

*

Sang gadis piawai merangkai lariklarik batik

rupaneka satwa dan puspa cantik: ciptaan Sang Maha Baik

*

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun